Dugaan Outbound Mewah Dinas Pendidikan Langkat Habiskan Rp300 Juta! Aktivis: Ini Bukan Pelatihan, Ini Pelesiran!

- Pewarta

Jumat, 4 Juli 2025 - 10:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday) – Kegiatan bertajuk “peningkatan kapasitas” yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat di kawasan wisata Bukit Lawang menuai sorotan tajam. Pasalnya, acara yang dikemas dalam bentuk outbound ini diduga menelan anggaran hingga Rp300 juta, lengkap dengan fasilitas mewah seperti hotel dan resort.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kritik tajam disampaikan Abdul Rahim, Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute Sumatera Utara, yang menyebut kegiatan tersebut sebagai “pelesiran” yang dibungkus rapi dalam istilah resmi.

“Ini bukan pelatihan. Ini pelesiran yang dibungkus outbound. Menggunakan anggaran pendidikan untuk kegiatan wisata semacam ini adalah penghinaan terhadap anak-anak yang sekolahnya rusak dan kekurangan fasilitas dasar,” ujar Rahim, Rabu (3/7).

Baca Juga:  Ombudsman RI Tinjau SD Negeri di Langkat yang Beralaskan Tikar

Rahim menilai, istilah “peningkatan kapasitas” kerap digunakan sebagai kamuflase untuk menggelar kegiatan yang tak menyentuh persoalan inti dunia pendidikan. Ia mempertanyakan urgensi dan manfaat kegiatan semacam itu terhadap mutu belajar siswa.

“Kalau benar-benar mau meningkatkan kapasitas, lakukan di sekolah, libatkan siswa, dan fokus pada kualitas belajar. Bukan outbound di resort yang jauh dari realitas pendidikan,” tegasnya.

Sebagai aktivis sosial dan pendidikan, Rahim mengingatkan bahwa penggunaan anggaran seperti ini sangat bertentangan dengan prinsip good governance, apalagi Presiden Prabowo menekankan pentingnya efisiensi dan prioritas belanja publik.

“Presiden menekankan pembangunan infrastruktur sekolah. Tapi di Langkat, justru uang pendidikan dipakai untuk bersenang-senang. Ini bentuk ketidaktaatan yang mencolok terhadap arah kebijakan nasional,” kata Rahim.

Baca Juga:  Ketua DMI Pangkalan Susu Hadiri Pelepasan dan Pentas Seni RA UMMI: Dukung Pendidikan Karakter Sejak Dini

Ia juga menyayangkan lemahnya fungsi pengawasan DPRD dan aparat penegak hukum yang hingga kini belum menunjukkan sikap tegas terhadap dugaan penyimpangan tersebut.

“Kalau dibiarkan, praktek semacam ini bisa menyebar. Hari ini di Langkat, besok bisa di Deli Serdang, Asahan, bahkan seluruh Sumut,” ujarnya.

LAWAN Institute pun mendesak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan audit menyeluruh, termasuk menelusuri aliran dana, mekanisme kegiatan, hingga perusahaan rekanan yang diduga mengatur acara tersebut.

“Kita bicara tentang masa depan anak bangsa. Mereka butuh ruang kelas yang layak, bukan jadi korban manipulasi anggaran oleh birokrasi yang lebih sibuk berlibur ketimbang bekerja,” tutup Rahim.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik
Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran
Tiorita Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Langkat Putus Sekolah
Tiorita Dukung 5 Hari Sekolah, Tekankan Pendidikan Karakter dan Peran Orang Tua
Hari Pramuka ke-65, Tiorita Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Produktif
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Mahasiswa Ekonomi Islam UIN Sumut Tembus Publikasi Scopus, Hasilkan 14 Artikel

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:42 WIB

Pemkab Langkat Gandeng Kejaksaan Kawal Dunia Pendidikan, Hotline Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:38 WIB

MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Tiorita Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Langkat Putus Sekolah

Terbaru