Anggaran Teh, Gula, dan Susu Dinsos Medan Tembus Rp2,5 Miliar, Publik Soroti Lonjakan Rp500 Juta Lebih

- Pewarta

Selasa, 17 Februari 2026 - 00:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Dinas Sosial Kota Medan mengalokasikan anggaran fantastis untuk belanja susu kental manis, bubuk teh, dan gula pasir pada Tahun Anggaran 2026. Nilainya menembus Rp2.506.769.050, naik lebih dari Rp500 juta dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebesar Rp2.045.490.000.

Data tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) pada kategori Belanja Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat, dengan metode pengadaan E-Purchasing, bersumber dari APBD Kota Medan 2026.

Lonjakan anggaran ini langsung menuai sorotan publik. Pasalnya, jenis belanja yang dimaksud hanya berupa komoditas sederhana seperti teh, gula, dan susu, namun nilainya dinilai tidak proporsional karena mencapai miliaran rupiah dan mengalami kenaikan signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang diperoleh menyebutkan, barang-barang tersebut akan disalurkan kepada masjid dan musala di Kota Medan selama bulan suci Ramadan 2026.

Pengamat anggaran sekaligus penggiat antikorupsi, Bang Fauzi, menilai belanja kebutuhan pokok seperti ini kerap menjadi celah permainan anggaran, mulai dari dugaan penggelembungan harga hingga praktik mafia pengadaan.

Baca Juga:  Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

“Dalam banyak kasus, belanja bahan pokok seperti gula, teh, dan susu sering dijadikan celah untuk permainan harga. Padahal semangat bansos seharusnya difokuskan pada kebutuhan gizi utama masyarakat, bukan sekadar komoditas pelengkap,” ujarnya.

Bang Fauzi menegaskan, kenaikan anggaran hingga setengah miliar rupiah patut dicurigai dan harus diaudit secara terbuka.

“Yang menjadi tanda tanya besar, mengapa anggaran justru naik Rp500 juta lebih? Padahal distribusinya hanya saat Ramadan. Ini perlu diaudit secara terbuka,” tegasnya.

Ia juga meminta Wali Kota Medan Rico Waas segera mengevaluasi secara menyeluruh postur belanja Dinas Sosial Kota Medan, termasuk memastikan pengadaan berjalan transparan dan rasional.

“APBD itu uang publik. Setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai dalih bantuan sosial justru menjadi ladang bisnis terselubung,” katanya.

Baca Juga:  Hak Ahli Waris Pekerja Islamic Center Akhirnya Dibayarkan, KSPSI Sumut Apresiasi Ketegasan Pemko Medan

Kadinsos Medan: Program untuk Ribuan Masjid dan Musala

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, S.Sos., S.E., M.M., saat dikonfirmasi media membenarkan bahwa anggaran tersebut diperuntukkan bagi masjid dan musala selama Ramadan.

“Belanja teh, gula, dan susu itu untuk seluruh masjid dan musala di Kota Medan. Ada sekitar 610 musala dan lebih dari 1.200 masjid. Program ini sudah berjalan sejak masa Wali Kota Abdilah,” jelas Khoiruddin.

Meski demikian, publik tetap mempertanyakan rasionalitas nilai anggaran yang terus meningkat dari tahun ke tahun, terutama di tengah tuntutan efisiensi fiskal dan prioritas belanja daerah pada kebutuhan mendesak masyarakat seperti pangan, kesehatan, serta pendidikan.

Lonjakan belanja pengadaan komoditas tersebut dinilai layak menjadi perhatian serius Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun aparat penegak hukum untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam proses pengadaan barang yang bersumber dari APBD.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda
Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu
Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
Nama Bripka Agus Ginta Meiro Beredar Usai Video Polisi Diduga Ejek Pendemo Viral
Viral Video Oknum Polisi Diduga Provokatif Saat Amankan Demo Hari Tani di Bengkulu
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Safari Pers TNI AL di Kodaeral I, Waaspers Kasal Tinjau Fasilitas Kesehatan dan Barakuda

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Batam dan Sekitarnya Blackout, Pasokan Air Bersih dan Internet Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:29 WIB

Bobby Nasution Mengaku Pernah Dimintai Uang Oknum Jaksa, Kejati Sumut Benarkan Ada Dua Jaksa Disanksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Viral! Kondisi Memprihatinkan Mobil Dinas Berplat Merah di Binjai Picu Sorotan Warganet

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB