DWP Langkat Dibekali Ilmu Penyelamat Nyawa, Anggota Kini Siap Hadapi Kondisi Darurat

- Pewarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Lamgkatoday.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia para anggotanya melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan Medis Dasar yang dirangkaikan dengan pertemuan rutin bulanan di Aula Akademi Kebidanan (AKBID) Pemda Langkat, Selasa (21/7).

Kegiatan tersebut diikuti pengurus dan anggota DWP dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, pelatihan ini juga bertujuan membekali peserta dengan kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat sebelum pasien mendapatkan penanganan medis.

Materi pelatihan disampaikan oleh narasumber dari UPTD Public Safety Center (PSC) 119 Kabupaten Langkat, dr. Tommy Candilala Siahaan, M.KM.

Dalam pemaparannya, peserta dikenalkan pada prinsip-prinsip dasar penanganan kegawatdaruratan medis, mulai dari mengenali kondisi darurat hingga langkah-langkah pertolongan pertama yang tepat.

Tak hanya menerima materi teori, para peserta juga mengikuti sesi praktik langsung agar lebih memahami teknik penanganan yang benar ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Baca Juga:  Pernah Janjikan Warga Secanggang Soal Pembangunan Jembatan, Namun Tak Kunjung Terealisasi

Ketua DWP Kabupaten Langkat, Hj. Rina Wahyuni Amril Nasution, mengajak seluruh anggota mengikuti pelatihan dengan serius karena ilmu yang diperoleh memiliki manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari.

“Pengetahuan ini sangat penting. Saya berharap seluruh anggota mampu memahami sekaligus mempraktikkannya sehingga dapat memberikan pertolongan awal yang cepat dan tepat ketika menghadapi keadaan darurat,” ujarnya.

Selain membahas pentingnya keterampilan pertolongan pertama, Ny. Rina juga menekankan pentingnya menjaga loyalitas, disiplin, serta kekompakan di dalam organisasi.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal utama bagi Dharma Wanita Persatuan dalam mendukung tugas dan pengabdian suami sebagai aparatur pemerintah.

Ia juga mengajak seluruh anggota DWP, baik yang berasal dari unit kecamatan, badan, maupun dinas, agar semakin aktif berpartisipasi dalam setiap kegiatan organisasi.

“Pertemuan bulanan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas antarsesama anggota,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Langkat Layak Dikritisi: Para Intelektual Daerah Jangan Oportunis

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Rina turut menyoroti semakin besarnya peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, kondisi tersebut terlihat dari semakin banyaknya perempuan yang dipercaya menduduki posisi strategis di Kabupaten Langkat, termasuk kepemimpinan daerah yang saat ini dijalankan oleh seorang perempuan sebagai Pelaksana Tugas Bupati.

Hal itu, menurutnya, menjadi motivasi bagi seluruh anggota DWP untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Langkat.

Menutup arahannya, Ny. Rina meminta seluruh pengurus dan anggota DWP terus menjalankan program kerja secara optimal serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.

Melalui pelatihan ini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Langkat berharap seluruh anggotanya semakin siap menjadi perempuan yang tangguh, peduli, berdaya saing, serta mampu berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui keluarga maupun lingkungan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Tiorita Tutup Pengajian 20 Hari Bersama Santri Ulumul Qur’an, Minta Doa untuk Langkat
Pemkab Langkat Tambah 2.500 Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Fokus Lindungi Pekerja Rentan
2.200 Perkara Perceraian di Langkat hingga Agustus 2026, 85 Persen Diajukan Istri
Tiorita Perintahkan Penertiban Kendaraan Dinas, Aset Pemkab Langkat Bakal Diperiksa
Tiorita Dorong Persadaan Merga Silima Perkuat Persaudaraan dan Lestarikan Budaya Karo di Langkat
Perubahan APBD Langkat 2026 Capai Rp2,87 Triliun, Tiorita Dorong Program Pembangunan Lebih Optimal
Penutupan 8 Bandara Terdampak Abu Anak Krakatau Kembali Diperpanjang

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

Tiga Bandara Kembali Beroperasi Usai Ditutup Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau

Selasa, 8 September 2026 - 03:16 WIB

Tiorita Tutup Pengajian 20 Hari Bersama Santri Ulumul Qur’an, Minta Doa untuk Langkat

Selasa, 8 September 2026 - 02:57 WIB

Pemkab Langkat Tambah 2.500 Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Fokus Lindungi Pekerja Rentan

Selasa, 8 September 2026 - 02:45 WIB

2.200 Perkara Perceraian di Langkat hingga Agustus 2026, 85 Persen Diajukan Istri

Selasa, 8 September 2026 - 02:36 WIB

Tiorita Perintahkan Penertiban Kendaraan Dinas, Aset Pemkab Langkat Bakal Diperiksa

Terbaru