100 Ribu PNS di Vietnam Kena PHK

- Kontributor

Selasa, 8 Juli 2025 - 15:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday) – Perombakan besar-besaran birokrasi di Vietnam dengan pemangkasan 100 ribu posisi pemerintahan, termasuk 80.000 jabatan yang dipangkas per 30 Juni 2025, bertujuan untuk merampingkan birokrasi dan meningkatkan efisiensi ekonomi. Langkah ini, yang diawasi oleh pemimpin tertinggi Vietnam, To Lam, dinilai mirip dengan kebijakan yang diterapkan oleh Donald Trump di AS dan Javier Milei di Argentina.

Efisiensi dan Target Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah Vietnam beralasan bahwa reorganisasi ini akan membawa “skala yang kuat untuk menghubungkan bisnis yang kuat dan infrastruktur ekonomi,” yang diharapkan dapat menciptakan “pembangunan sosial-ekonomi yang lebih besar.”

Vietnam, yang merupakan pusat manufaktur global, mencatat pertumbuhan ekonomi 7,1% pada tahun 2024 dan menargetkan 8% pada tahun 2025, dengan ambisi mencapai status negara berpenghasilan menengah pada tahun 2030.

Baca Juga:  Krisis Politik Filipina Berlanjut, Pendeta Katolik Minta Wapres Dimakzulkan

Sekjen Partai Komunis, To Lam, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan tonggak sejarah untuk melanjutkan jalan menuju negara sosialis demi kebahagiaan rakyat.

Perasaan Campur Aduk di Kalangan Pejabat

Meskipun bertujuan efisiensi, perombakan ini menimbulkan perasaan campur aduk di kalangan pejabat yang terkena dampaknya.

Nguyen Van Cuong, mantan pejabat partai komunis di provinsi Bac Giang, memilih untuk menerima gaji sebesar US$75.000 (sekitar Rp 1,2 miliar) untuk sisa enam tahun jabatannya setelah 30 tahun berkarier di negara bagian. Ia merasa sia-sia kehilangan orang sepertinya, namun tetap senang meskipun tidak memiliki pekerjaan dan merasa masih bisa berkontribusi bagi negara.

Di sisi lain, Nguyen Thi Thu, mantan sekretaris tingkat distrik berusia 50 tahun, merasa gelisah setelah meninggalkan pekerjaan publik yang dulunya dianggap sebagai pekerjaan seumur hidup.

Baca Juga:  Ruko Walet ‘Kebal Hukum’ di Samping Masjid Raya Stabat, Izin Tak Jelas Pajak pun Mangkrak!

Ia merasa tidak punya pilihan selain mengundurkan diri ketika kantornya dipindahkan lebih dari 70 km dari rumahnya, memilih mengundurkan diri daripada menunggu perintah pemecatan. Thu mengaku bingung tentang masa depannya.

Tantangan dari Mitra Dagang Utama

Di tengah upaya efisiensi ini, Vietnam juga menghadapi tantangan dari mitra dagang utamanya, Amerika Serikat. Presiden AS Donald Trump mengancam tarif sebesar 46% sebelum akhirnya memutuskan tarif 20% yang diumumkan pada 2 Juli 2025, lima kali lipat lebih tinggi dari tarif sebelum ia menjabat untuk kedua kalinya. Ini menjadi hambatan yang harus dihadapi Vietnam dalam mencapai target pertumbuhan ekonominya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi
Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut
607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!
Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah
Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu
Warga Kecamatan Binjai Kecewa, Legislator Fraksi Demokrat Dapil II Langkat Dinilai Tak Hadir Saat Aksi Jalan Rusak
Idul Adha 2026 di Langkat, Warga Rayakan Kebersamaan dan Semangat Berkurban
Syah Afandin Resmi Buka Jamcab Langkat, Pramuka Diminta Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:08 WIB

KONI Kecamatan Binjai Gelar Pekan Olahraga Siswa 2026 Secara Gratis, Wujud Nyata Pembinaan Atlet Muda Berprestasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:26 WIB

Mahasiswi STKIP Al Maksum Sabet Dua Juara di MTQ PERTI Sumut

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:02 WIB

607 Sumur Minyak Rakyat di Langkat Bakal Dilegalkan dan Dikelola BUMD!

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:02 WIB

Dihempas Angin Kencang, Pohon Tumbang Dekat RM Cabe Ijo Stabat Timpa Ruko hingga Ambruk dan Picu Macet Parah

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:19 WIB

Raih WTP dari BPK RI, Syah Afandin: Ini Hasil Kerja Keras OPD yang Sudah Lama Saya Tunggu

Berita Terbaru