Waspada Merkuri! Dosen Farmasi IKH Medan Edukasi Siswi SMKS YWKA Cara Pilih Kosmetik Aman Melalui ‘Cek KLIK’

- Kontributor

Senin, 2 Februari 2026 - 18:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Maraknya tren kosmetik viral yang menjanjikan hasil instan seringkali membuat remaja menjadi target empuk produk ilegal.

Merespons fenomena ini, tim Dosen Program Studi Farmasi Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan menggelar edukasi khusus bagi siswi di SMKS YWKA Medan, Rabu (14/1).

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Sri Handayani, Rizka Hasmi Nasution, dan Rufina Pramudita. Mereka menyoroti tingginya perilaku konsumtif remaja yang membeli produk tren tanpa memahami bahaya kandungan kimia di dalamnya.

Bahaya Tersembunyi di Balik Hasil Instan

Tim dosen menjelaskan bahwa kulit remaja masih sangat sensitif. Penggunaan produk yang mengandung bahan berbahaya seperti Merkuri, Hidrokuinon, atau dosis Retinoid yang tidak tepat dapat memicu kerusakan kulit permanen.

Baca Juga:  WOSM Tinjau Program LLP dan DoP di Riau, Jadi Daerah Percontohan Nasional

“Remaja seringkali mengabaikan komposisi bahan demi hasil cepat. Padahal, literasi kesehatan yang terbatas membuat mereka rentan terhadap produk ilegal yang berisiko merusak masa depan kesehatan kulit mereka,” ujar Sri Handayani.

Sosialisasi Jitu: Metode ‘Cek KLIK’

Sebagai solusi praktis, para siswi dibekali dengan metode Cek KLIK untuk memastikan keamanan produk sebelum membeli. Metode ini meliputi:

  • Cek Kemasan: Pastikan dalam kondisi baik dan tidak rusak.
  • Cek Label: Baca informasi produk dengan teliti.
  • Cek Izin Edar: Memastikan legalitas melalui nomor BPOM.
  • Cek Kadaluwarsa: Memastikan produk masih layak pakai.
Baca Juga:  Pemkab Langkat Luncurkan BLUD di 32 Puskesmas, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Cepat dan Mandiri

Menuju Konsumen Cerdas dan Saintifik

Melalui edukasi ini, IKH Medan berharap para siswi tidak lagi menjadi konsumen pasif. Dengan analisis sederhana terhadap komposisi bahan aktif dan legalitas produk, resiko kesehatan di masa depan dapat diminimalisir.

“Kami ingin membangun kepercayaan diri remaja melalui jalur yang sehat dan saintifik, bukan dengan cara-cara instan yang membahayakan,” tambah tim dosen tersebut.

Kegiatan ini diakhiri dengan praktik langsung pengecekan produk kosmetik yang dibawa oleh para siswi guna mendeteksi keberadaan bahan kimia berbahaya secara dini.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta
Wajah Baru SMAN 21 Medan: Di Bawah Komando Teti Dian Sari, dari Benahi Sanitasi Hingga Buka Kelas Unggulan
Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi
MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan
Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan
Tiorita Ajak ASN Langkat Rutin Donor Darah: Sehat untuk Diri, Bermanfaat bagi Sesama
85 Pramuka Langkat Siap Bawa Nama Daerah di Jambore Nasional XII 2026

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Wajah Baru SMAN 21 Medan: Di Bawah Komando Teti Dian Sari, dari Benahi Sanitasi Hingga Buka Kelas Unggulan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:25 WIB

MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan

Berita Terbaru