Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Komplek Pemda Langkat, Minta Pemerintah Tegas

- Kontributor

Selasa, 7 April 2026 - 08:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Masalah sampah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Langkat. Kali ini, tumpukan sampah liar terlihat menggunung di salah satu titik Jalan Garuda, Komplek Perumahan Pemda Stabat, Selasa (7/4).

Kondisi ini dikeluhkan oleh warga sekitar yang merasa terganggu dengan pemandangan dan bau tidak sedap yang ditimbulkan.

Melalui unggahan video singkat di media sosial, seorang warga mengungkapkan kekesalannya terhadap perilaku oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja membuang sampah di depan sebuah rumah kosong.

“Beginilah kondisi di depan rumah kosong yang tidak ada penghuninya, langsung dijadikan tempat sampah oleh orang-orang di sekitar Komplek Pemda maupun warga dari luar,” ujar pria dalam video tersebut.

Baca Juga:  Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan

Padahal, menurut penuturan warga, fasilitas kebersihan seperti tong sampah sebenarnya sudah tersedia di masing-masing rumah.

Selain itu, biaya retribusi sampah bulanan pun dinilai cukup terjangkau. Namun, budaya membuang sampah sembarangan masih saja terjadi.

Tuntutan Tindakan Tegas dari Pemerintah

Menyikapi hal tersebut, warga meminta pihak terkait, khususnya Kepala Lingkungan (Kepling) setempat dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, untuk segera turun tangan.

Warga berharap pemerintah tidak hanya membersihkan lokasi, tetapi juga memberikan sanksi yang memberikan efek jera bagi para pelanggar.

Baca Juga:  Murka Ayah Prada Lucky: Hukuman Mati dan Pecat, Tidak Ada di Bawah Itu!

Beberapa langkah yang diusulkan warga antara lain:

  • Pemasangan Papan Larangan: Membuat tanda larangan membuang sampah di titik-titik rawan.
  • Pemberlakuan Denda: Memberikan sanksi administratif atau denda bagi siapa pun yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan.
  • Peningkatan Pengawasan: Meminta aparat desa/kelurahan untuk lebih aktif memantau kondisi kebersihan lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga tersebut masih terlihat di pinggir jalan dan belum mendapat penanganan lebih lanjut.

Warga berharap keasrian Komplek Perumahan Pemda Stabat dapat segera kembali terjaga tanpa adanya pemandangan sampah liar yang mengganggu.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:59 WIB

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Berita Terbaru