Warga Desa Pematang Tanjung Pura Blokir Jalan, Minta Pemkab Segera Aspal Jalan Rusak 

- Pewarta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Stabat, Langkatoday.com – Ratusan masyarakat Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggelar aksi blokir jalan di Dusun Serbaguna, tepatnya di Simpang Sudi Mampir, Selasa (4/8).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas kondisi jalan yang rusak parah dan hingga kini belum mendapat perbaikan dari pemerintah daerah.

Dalam aksi itu, masyarakat menuntut agar pemerintah segera mengaspal ruas jalan protokol di Dusun 10 Paluh Gusta, Dusun 6 Alur Kapal, dan Dusun 9 Paluh Mesjid.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai kerusakan jalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun telah mengganggu aktivitas sehari-hari serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurut warga, saat musim kemarau jalan yang rusak menimbulkan debu tebal akibat banyaknya kendaraan yang melintas.

Debu tersebut beterbangan hingga masuk ke rumah-rumah warga dan mengganggu kenyamanan serta kesehatan masyarakat.

Sementara saat musim hujan, jalan berubah menjadi licin dan berlumpur sehingga meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

Baca Juga:  Debat Soal Larangan Wisuda dengan Siswa Baru Lulus, Dedi Mulyadi: Logikanya Dimana?

Warga mengaku telah terjadi beberapa insiden pengendara yang terjatuh akibat kondisi jalan yang memprihatinkan.

Masyarakat juga menyoroti meningkatnya aktivitas kendaraan berat yang melintasi jalan tersebut sejak adanya proyek Strategis Nasional di bidang eksplorasi migas.

Truk-truk pengangkut material dinilai mempercepat kerusakan jalan sehingga kondisi jalan semakin parah.

Sebagai bentuk keseriusan dalam menyuarakan tuntutan, warga memilih bertahan di lokasi aksi. Bahkan, sejumlah warga memasak makanan di tengah jalan yang diblokir untuk memenuhi kebutuhan makan siang masyarakat yang ikut dalam aksi tersebut.

Pemandangan ini menunjukkan tekad warga untuk tetap bertahan hingga ada kepastian dari pemerintah mengenai perbaikan jalan.

Masyarakat meminta pemerintah daerah dan para wakil rakyat turun langsung menemui mereka serta memberikan kepastian mengenai jadwal pengaspalan jalan.

Warga mengaku sudah terlalu lama menerima janji tanpa realisasi sehingga memilih melakukan aksi sebagai bentuk desakan agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.

“Kami tidak ingin lagi hanya mendengar janji. Kami ingin kepastian kapan jalan ini diaspal. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat untuk bekerja, bersekolah, dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar salah seorang warga di lokasi aksi.

Baca Juga:  Aksi Damai Warga Secanggang Viral, Komentar Warganet: Lama Kali Jalan Rusak Gitu

Warga menegaskan akan tetap bertahan memblokir jalan hingga ada perwakilan pemerintah daerah maupun anggota legislatif yang datang menemui mereka dan memberikan kepastian mengenai perbaikan jalan.

Aksi ini menjadi perhatian karena tidak hanya menyangkut keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan warga, kelancaran aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat di Desa Pematang Cengal.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar persoalan jalan rusak yang telah berlangsung bertahun-tahun ini segera berakhir.

Aksi ini menjadi perhatian masyarakat karena selain menyangkut keselamatan pengguna jalan, persoalan tersebut juga berdampak pada kesehatan warga, kelancaran perekonomian, dan mobilitas masyarakat di Desa Pematang Cengal.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar permasalahan yang telah berlangsung bertahun-tahun ini tidak terus berlarut-larut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal
Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Respons Aspirasi Warga, Pemkab Langkat Pastikan Perbaikan Jalan di Kecamatan Binjai Masuki Tahapan Tender
Tiorita Dorong Perbaikan Tanggul Paya Bunder, Tim Provinsi Turun Survei
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:10 WIB

HIMMAH Langkat Dukung Evaluasi Kinerja Kapolres, Soroti Dugaan Berbagai Aktivitas Ilegal

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB