Panas! Massa Kepung DPRD Medan, Desak Pabrik Kecap Ditutup Gara-Gara Limbah

- Kontributor

Selasa, 21 April 2026 - 16:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Aroma menyengat yang diduga berasal dari aktivitas PT Kilang Kecap Angsa akhirnya memicu amarah publik. Puluhan massa yang mengatasnamakan mahasiswa turun ke jalan dan menggeruduk Gedung DPRD Kota Medan, Senin (20/4), menuntut pabrik tersebut ditutup permanen.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. Massa membawa keluhan warga yang disebut-sebut sudah “menahun”, hidup berdampingan dengan bau menyengat yang diduga mencemari udara dan limbah cair yang mengalir ke lingkungan sekitar.

“Sudah puluhan tahun warga menderita! Bau menyengat ini bukan lagi gangguan, tapi ancaman kesehatan. Tutup pabriknya!” teriak salah satu orator, disambut sorakan massa.

Tak hanya soal limbah, massa juga menyoroti dugaan izin operasional yang tidak lengkap. Mereka mendesak DPRD Medan tidak sekadar menampung aspirasi, tetapi mengambil sikap tegas terhadap perusahaan yang dianggap melanggar.

Baca Juga:  Diduga Kangkangi Izin PBG di Medan Tembung, Komisi 4 DPRD Medan Siapkan RDP dan Ancaman Penyegelan

Situasi memanas saat Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, turun langsung menemui massa. Di hadapan pengunjuk rasa, ia mengakui bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi ke lokasi dan menemukan kondisi yang mengkhawatirkan.

“Kami sudah turun langsung. Memang benar, bau tak sedapnya sangat mengganggu pernapasan warga,” ungkapnya.

Aksi sempat diwarnai hujan deras yang mengguyur kawasan DPRD. Namun, alih-alih bubar, massa tetap bertahan—bahkan pertemuan berlanjut di dalam ruang Komisi 4 DPRD Medan.

Dalam forum tersebut, DPRD mulai menunjukkan sikap lebih tegas. Jika terbukti terjadi pelanggaran, opsi penutupan pabrik bukan lagi sekadar wacana.

Baca Juga:  UINSU Catat 25 Prodi Akreditasi Unggul, Siap Bersaing di Tingkat Global

“Kalau memang melanggar dan tidak ada perbaikan, kita akan rekomendasikan penutupan dan pencabutan izin,” tegas Paul.

Rencana rapat dengar pendapat (RDP) pun dijadwalkan awal Mei mendatang, dengan menghadirkan pihak perusahaan serta seluruh OPD terkait di lingkungan Pemko Medan.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas. Di satu sisi, warga menuntut hak atas lingkungan yang sehat. Di sisi lain, publik mulai mempertanyakan: mengapa persoalan yang disebut berlangsung bertahun-tahun ini baru mencuat sekarang?

Jika tuntutan ini terbukti, maka bukan hanya pabrik yang terancam ditutup—tetapi juga membuka tabir lemahnya pengawasan terhadap industri yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru