Tak Terima Markas Dihancurkan, GRIB Jaya Tantang KPK Bongkar Kasus Bobby

- Kontributor

Senin, 18 Agustus 2025 - 16:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Ketua GRIB Jaya : Rosario de Marshall alias Hercules

Ketua GRIB Jaya : Rosario de Marshall alias Hercules

Medan, Langkatoday – Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengancam akan mengerahkan ribuan anggotanya untuk mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ancaman itu muncul setelah markas GRIB Jaya Sumut di kawasan Diskotek Marcopolo, Jalan Sei Petani, Dusun VII, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, dibongkar pada Kamis (14/8/2025).

Pembongkaran dilakukan atas instruksi Gubernur Sumut Bobby Nasution dengan alasan bangunan tidak memiliki izin serta banyak laporan masyarakat terkait aktivitas narkoba di lokasi tersebut.

“Kami menindaklanjuti keresahan masyarakat terkait penyalahgunaan narkoba di tempat yang memang tidak memiliki legalitas sama sekali, baik izin bangunan maupun izin hiburan malam,” jelas Bobby.

Baca Juga:  Samosir Memanggil Dunia! Trail of The Kings by UTMB 2026 Bakal Diikuti Pelari dari 33 Negara

Namun, GRIB Jaya merespons keras. Mereka menuding pembongkaran markas ada kaitannya dengan dugaan kasus korupsi tambang di Maluku Utara yang menyeret nama Bobby Nasution, menantu Presiden Jokowi.

Sekjen GRIB Jaya, Zulfikar, menilai pembongkaran itu tebang pilih.

“Kalau memang tidak ada izin, bongkar semua bangunan tak berizin di Deli Serdang. Jangan hanya kami yang dihancurkan,” tegasnya.

Melalui akun resminya, GRIB Jaya menyatakan akan menggelar aksi berjilid-jilid di KPK Jakarta, mendesak lembaga antirasuah mengusut dugaan korupsi di Sumut hingga keterlibatan kelompok yang disebut Blok Medan dalam kasus tambang Maluku Utara.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD Sumut Bela Bobby Nasution: Walk Out Bukan Arogansi, Tapi Hormati Mekanisme DPRD

Istilah Blok Medan sendiri mencuat dalam persidangan kasus suap mantan Gubernur Maluku Utara, Abdul Gani Kasuba, yang menyebut nama Bobby dan istrinya, Kahiyang Ayu, terkait pengurusan izin tambang.

Menanggapi ancaman tersebut, Bobby Nasution mengaku siap jika dipanggil KPK.

“Ya tidak masalah, mau demo atau mendesak KPK, itu hak mereka. Kalau memang dipanggil, saya siap,” ujarnya usai Upacara HUT ke-80 RI di Deliserdang.

Hingga kini, GRIB Jaya belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut terkait rencana aksi besar-besaran ke KPK.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027
Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas
RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal
Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita
Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Selasa, 1 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:42 WIB

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:02 WIB

RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal

Berita Terbaru