Wakil Ketua DPRD Sumut Bela Bobby Nasution: Walk Out Bukan Arogansi, Tapi Hormati Mekanisme DPRD

- Pewarta

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ihwan Ritonga SE MM

Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ihwan Ritonga SE MM

Medan, Langkatoday.com – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ihwan Ritonga SE MM angkat bicara terkait polemik keluarnya Gubernur Sumut Bobby Nasution dari ruang rapat Paripurna DPRD Sumut pekan lalu.

Ihwan menilai langkah Bobby Nasution meninggalkan ruang sidang bukan bentuk sikap arogan, melainkan respons atas dinamika yang terjadi di internal legislatif saat rapat berlangsung.

“Kami perlu meluruskan bahwa kita tidak bisa menyalahkan Gubernur. Saat itu terjadi perdebatan dan dialog antaranggota DPRD sendiri. Melihat situasi tersebut, mungkin pandangan Pak Bobby lebih baik beliau keluar daripada menunggu perdebatan legislatif yang tidak terkait langsung dengan pihak eksekutif,” ujar Ihwan kepada wartawan melalui sambungan telepon dari Medan, Selasa (28/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut politisi Partai Gerindra tersebut, rapat paripurna telah dibuka secara resmi dan dinyatakan memenuhi kuorum sesuai Tata Tertib DPRD Sumut.

Ia menjelaskan, ukuran sah atau tidaknya sebuah rapat tidak hanya dilihat dari keberadaan fisik anggota dewan hingga rapat selesai, melainkan berdasarkan mekanisme administrasi, termasuk daftar hadir yang telah ditandatangani.

Baca Juga:  Jamdasu XI Berakhir, Plt Bupati Langkat Titip Pesan Penting untuk Generasi Muda

“Absensi tanda tangan kehadiran kawan-kawan sudah cukup memenuhi syarat tata tertib. Persoalan fisik tidak berada di tempat pada jam-jam tertentu itu hal biasa karena ada agenda ibadah dan tugas lainnya,” jelasnya.

Ihwan menyebut sejumlah anggota DPRD yang tidak berada di ruang sidang pada akhir rapat memiliki alasan masing-masing, seperti menjalankan ibadah, makan siang, maupun menerima tamu di ruang kerja.

Sebut Bobby Baru Pulang dari Kunjungan Kerja di Nias

Selain membela langkah Gubernur, Ihwan juga meminta publik melihat konteks kesibukan Bobby Nasution sebagai kepala daerah.

Ia mengatakan, sebelum menghadiri rapat paripurna tersebut, Bobby baru saja menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja selama sepekan di Kepulauan Nias dan masih memiliki sejumlah agenda pemerintahan yang harus diselesaikan.

“Daripada menghabiskan waktu melihat perdebatan sesama legislatif, Gubernur tentu memikirkan urusan rakyat dan agenda administrasi lainnya di kantor yang harus segera diselesaikan,” katanya.

Ihwan menyebut perdebatan terkait kuorum bermula dari adanya interupsi anggota dewan yang hadir menjelang akhir rapat hingga akhirnya berkembang menjadi perdebatan internal di kalangan legislatif.

Baca Juga:  Plt Bupati Langkat Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi DPRD, Pembahasan Ranperda Masuk Tahap Pansus

Menurutnya, keputusan pimpinan DPRD Sumut untuk menskors rapat sudah tepat guna memberikan ruang penyelesaian sesuai mekanisme yang berlaku.

“Langkah pimpinan DPRD yang menskors rapat sambil menunggu jadwal berikutnya sudah tepat. Jadi hal ini tidak perlu dijadikan polemik lagi,” tegasnya.

Minta Jangan Bangun Opini yang Memperkeruh Suasana

Ihwan juga mengajak seluruh pihak menghormati mekanisme demokrasi yang berjalan di DPRD Sumut.

Ia menilai perbedaan pendapat dalam forum legislatif merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi, selama diselesaikan melalui tata tertib dan aturan yang berlaku.

“Polemik ini jangan sampai mengalihkan perhatian dari agenda strategis yang sedang dibahas bersama antara DPRD dan Pemprov Sumut,” ujarnya.

Ia berharap hubungan harmonis antara legislatif dan eksekutif tetap terjaga demi mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sumatera Utara.

“Sinergi DPRD dan pemerintah daerah menjadi kunci agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” pungkas Ihwan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Rocky Gerung Tantang Pengkritiknya soal Wantimpres: Tunggu 10 Tahun, Kalian Bakal Minta Maaf!
Pernah Dipecat PDIP, Bobby Nasution Kini Tegaskan Bertahan di Gerindra

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB