Spanduk Hakordia 2025 Bergambar Bupati–Wabup Langkat Tuai Sorotan Warga

- Pewarta

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

BERITA LANGKAT – Spanduk peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang memajang foto Bupati dan Wakil Bupati Langkat menuai sorotan warga. Spanduk tersebut terlihat terpasang di kawasan Simpang Bupati Stabat, Rabu (10/12), dan menjadi perbincangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam spanduk itu, terpampang gambar Bupati Langkat H. Syah Afandin dan Wakil Bupati Tiorita Br. Surbakti dengan tema “Satukan Aksi Berantas Korupsi”. Namun, kemunculan foto pejabat daerah pada spanduk antikorupsi ini dinilai sebagian warga sebagai ironi, mengingat pasangan Wakil Bupati merupakan istri dari Terbit Rencana Perangin-angin, mantan Bupati Langkat yang baru saja divonis empat tahun penjara karena kasus suap dan gratifikasi.

Baca Juga:  Empat Gunung Api Erupsi Bersamaan, Anak Krakatau Paling Berdampak

Baca Juga: Suami Wakil Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin Kembali Dijatuhi Hukuman Penjara

Spanduk tersebut terlihat mencolok karena dipasang di lokasi strategis yang ramai dilalui kendaraan dan tepat berada di pusat aktivitas warga.

Tanggapan Warga

Sejumlah warga Stabat memberikan beragam tanggapan atas keberadaan spanduk tersebut.

Andi (35), warga Stabat Kota, menilai pemasangan spanduk itu terkesan tidak sensitif terhadap kondisi yang ada.

“Kalau memang kampanye antikorupsi, seharusnya tidak menampilkan foto pejabat, apalagi ada keterkaitan dengan kasus korupsi. Terasa seperti sindiran,” ujarnya.

Baca Juga:  Truk ODOL Perusahaan di Kecamatan Binjai Picu Kecelakaan, Warga: "Ini Kejahatan, Bukan Musibah!"

Hal senada disampaikan Sumarno (42), pedagang di sekitar lokasi. Menurutnya, pesan antikorupsi semestinya lebih menonjolkan edukasi kepada masyarakat, bukan personalisasi pejabat.

“Yang ditampilkan itu pesannya, bukan wajah orangnya. Ini malah bikin warga bertanya-tanya,” kata Sumarno.

Sementara itu, warga lainnya, Rina (29), melihat spanduk tersebut sebagai langkah formal pemerintahan semata.

“Mungkin ini hanya bagian dari program pemerintah. Tapi tetap saja, banyak warga yang mengaitkan dengan kasus yang lagi ramai,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober
Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat
Toko ERIS Fashion Stabat Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar
Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat
Penutupan 8 Bandara Terdampak Abu Anak Krakatau Kembali Diperpanjang
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terlihat Indah di Bawah Mikroskop, Namun Berbahaya bagi Tubuh

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:20 WIB

Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat

Selasa, 29 September 2026 - 14:01 WIB

Toko ERIS Fashion Stabat Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Kamis, 17 September 2026 - 05:55 WIB

Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan

Terbaru

Hukum

Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:51 WIB