Ratusan Warga Blokir Jalan, Tuntut Jalan Protokol Desa Pematang Cengal Segera Diaspal

- Pewarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Tanjung Pura, Langkatoday.com – Kekecewaan warga Desa Pematang Cengal, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, kembali memuncak. Ratusan masyarakat turun ke jalan dan memblokir akses utama desa sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan protokol yang hingga kini belum juga diaspal, meski telah puluhan tahun menjadi harapan masyarakat, Kamis (6/8).

Aksi berlangsung di depan Lapangan Badminton Dusun Serbaguna. Warga menuntut Pemerintah Kabupaten Langkat segera merealisasikan pembangunan jalan sepanjang sekitar 3,5 kilometer yang menghubungkan Dusun Serbaguna hingga Dusun Paluh Gusta.

Dalam aksi tersebut hadir sejumlah pejabat dan anggota DPRD Kabupaten Langkat, di antaranya Muhammad Rio, Rahmad Rinaldi, Jul’aidi Syam, Mahalli Hakim, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Langkat Arie Ramadhany, Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya, Kepala Desa Pematang Cengal Arusman, serta perwakilan PT Energi Mega Persada (EMP) Gebang.

Pada mediasi yang dilakukan bersama masyarakat, Plt Kadis PUTR Langkat Arie Ramadhany menyampaikan komitmen pemerintah untuk mulai mengaspal jalan tersebut pada November 2026 dengan target awal sepanjang 500 meter.

Baca Juga:  Pascabanjir, Warga Tanjung Pura Dikepung Sampah dan Bau Busuk, Kemana Pemkab Langkat?

Sementara itu, perwakilan PT EMP Gebang menyatakan akan mengusulkan dukungan pembangunan jalan kepada manajemen perusahaan di Jakarta. Perusahaan juga meminta Pemerintah Kabupaten Langkat melengkapi administrasi yang dibutuhkan sebagai dasar pengajuan bantuan.

Namun, penyampaian tersebut belum mampu meredam kekecewaan warga. Masyarakat mengaku sudah terlalu sering menerima janji tanpa realisasi yang jelas.

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Yang kami butuhkan sekarang bukan lagi janji, tetapi pekerjaan nyata di lapangan,” ungkap salah seorang warga dalam aksi tersebut.

Selain kondisi jalan yang rusak parah, masyarakat juga mengeluhkan aktivitas truk bertonase besar yang setiap hari melintasi kawasan tersebut. Debu tebal yang ditimbulkan kendaraan disebut masuk ke rumah-rumah warga dan mengganggu kesehatan, sementara getaran kendaraan berat diduga menyebabkan sejumlah rumah mengalami keretakan.

Suasana aksi semakin menyentuh ketika kaum ibu mengambil alih barisan depan. Mereka membentangkan terpal di badan jalan, memindahkan teratak ke tengah jalan, lalu duduk bersama sambil melantunkan salawat dan memanjatkan doa agar jalan desa mereka segera diperbaiki.

Baca Juga:  Warga Desa Pematang Tanjung Pura Blokir Jalan, Minta Pemkab Segera Aspal Jalan Rusak 

Setelah dialog berlangsung cukup panjang, Camat Tanjung Pura Tengku Reza Aditya menyampaikan hasil kesepakatan sementara. Pemerintah menargetkan pengaspalan awal sepanjang 500 meter pada November 2026, sedangkan PT EMP Gebang direncanakan membantu pembangunan sekitar satu kilometer jalan pada 2027.

Sebagai langkah sementara, pemerintah juga akan melakukan perbaikan menggunakan sekitar 200 dump truck material sirtu yang akan diratakan dengan alat berat untuk menutup lubang dan mengurangi debu selama menunggu pembangunan permanen.

Meski demikian, hingga menjelang waktu Magrib massa aksi masih bertahan menutup akses jalan. Camat Tanjung Pura bersama aparat kepolisian beberapa kali mengimbau masyarakat membuka blokade, namun warga tetap bertahan hingga akhirnya polisi melakukan pengaturan dan membuka akses jalan agar arus lalu lintas kembali normal.

Aksi tersebut menjadi gambaran besarnya harapan masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur dasar di Desa Pematang Cengal.

Warga berharap komitmen yang telah disampaikan pemerintah dan pihak perusahaan benar-benar diwujudkan sehingga jalan yang selama puluhan tahun rusak dapat segera dinikmati masyarakat dalam kondisi layak dan aman.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Ingin Naik Kelas, Tiorita Pelajari Tata Kelola Digital Pemkot Bandung
Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun
Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat
Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI
Ustadz Maulana Ceramah di Karo Bermunajat: Maknai Pilar, Isi dan Tujuan Kehidupan
Hutama Karya Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar, Tiorita Dorong Kontribusi ke UMKM Langkat
Pertamina Bayar PBB-P2 Rp11,95 Miliar, Tiorita Apresiasi Kepatuhan Pajak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:56 WIB

Langkat Ingin Naik Kelas, Tiorita Pelajari Tata Kelola Digital Pemkot Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 20:32 WIB

Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Selasa, 15 September 2026 - 20:25 WIB

Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana

Selasa, 15 September 2026 - 14:39 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 13 Dirawat

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI

Terbaru

Sajian Khusus

Cicilan Kekecewaan: Kritik atas Ambisi Rektor Dua Periode

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:36 WIB