Ratusan Massa Geruduk Kantor PLN Medan Kota, Tuntut Hentikan Pemadaman Bergilir dan Berikan Kompensasi

- Kontributor

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Ratusan masa yang tergabung dalam Dewan Peduli Negeri (DPN) bersama sejumlah elemen buruh, mahasiswa, dan masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN UP3 Medan Kota, Jalan Listrik, Medan, Rabu (10/6).

Masa memprotes kebijakan pemadaman listrik bergilir yang dalam beberapa pekan terakhir terjadi di sejumlah wilayah Kota Medan dan dinilai telah menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Aksi tersebut diikuti berbagai organisasi, di antaranya KSPSI AGN Sumut, Persatuan Buruh (PRABU), Forum Pemantau Aparatur Negara (FPAN), Aliansi Wartawan Sumatera (AWAS), Ojol Buruh Bersatu (OBB), Serikat Nelayan dan Petani, Front Peduli Wanita, serta Dewan Mahasiswa Sumatera (DEMASU).

Dalam orasinya, Ketua FPAN Reza Nasution menegaskan bahwa masyarakat sudah cukup dirugikan akibat pemadaman listrik yang terjadi berulang kali tanpa kepastian.

“Hari ini PLN melakukan pemadaman bergilir di berbagai titik. Kami meminta dengan tegas agar sistem pemadaman seperti ini tidak lagi terjadi. Cukup sudah masyarakat menanggung dampaknya selama beberapa minggu terakhir,” kata Reza di hadapan massa aksi.

Baca Juga:  Kesal Listrik Kerap Padam, Ketua FPAN Buka Baju Saat Datangi Kantor PLN Medan Johor

Menurutnya, kondisi tersebut semakin memperburuk situasi masyarakat karena di sejumlah kawasan Kota Medan juga terjadi gangguan distribusi air bersih.

Ia menilai terganggunya pasokan listrik turut berdampak terhadap operasional infrastruktur pelayanan publik, termasuk sistem distribusi air.

“Saat masyarakat menghadapi pemadaman listrik, di sisi lain pasokan air bersih juga terganggu. Kondisi ini sangat memberatkan warga. Karena itu kami meminta PLN segera memperbaiki sistem kelistrikan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya.

Selain menuntut penghentian pemadaman bergilir, massa juga mendesak PLN memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami meminta kompensasi yang sudah dibahas di tingkat pusat segera direalisasikan. Masyarakat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar permintaan maaf,” tegas Reza.

Menanggapi tuntutan massa, Pelaksana Harian (Plh) Manager PLN UP3 Medan, Emmy Robiyah Nasution, menyampaikan permohonan maaf atas gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah Sumatera Utara.

Baca Juga:  Ahmad Sahroni Dikabarkan "Kabur" ke Singapura, di Tengah Ramainya Aksi Demo

Ia menjelaskan bahwa PLN saat ini masih melakukan manajemen beban sebagai dampak gangguan sistem transmisi yang terjadi beberapa waktu lalu.

“PLN menyampaikan permohonan maaf atas kondisi kelistrikan Sumatera yang saat ini masih harus menerapkan manajemen beban. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” ujar Emmy.

Terkait tuntutan kompensasi, Emmy mengatakan pihaknya masih menunggu hasil investigasi dan keputusan resmi dari manajemen PLN pusat.

“Untuk kompensasi, kami masih menunggu hasil evaluasi dan keputusan dari tim investigasi. PLN akan mematuhi seluruh regulasi yang berlaku dan menjalankan setiap keputusan resmi yang nantinya ditetapkan,” katanya.

Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan aparat kepolisian. Massa berharap PLN segera memulihkan sistem kelistrikan secara normal dan memberikan kepastian kepada pelanggan terkait kompensasi atas dampak pemadaman yang terjadi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru