Raja Ali Haji: Pujangga dan Perumus Dasar Bahasa Melayu Standar (Bahasa Indonesia)

- Pewarta

Minggu, 17 November 2024 - 07:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday) Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad (Jawi: راج علي حاج بن راج حاج احمد), atau lebih dikenal dengan nama pena Raja Ali Haji, adalah seorang ulama, sejarawan, dan pujangga ternama dari abad ke-19. Lahir sekitar tahun 1808 di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Raja Ali Haji merupakan keturunan bangsawan dari keluarga Bugis dan Melayu. Ia meninggal pada sekitar tahun 1873 di Pulau Penyengat, Kesultanan Riau – Lingga.

Sebagai seorang keturunan bangsawan dan cucu dari Raja Haji Fisabilillah, Yang Dipertuan Muda IV dari Kesultanan Riau – Lingga, Raja Ali Haji sangat dikenal karena kontribusinya yang luar biasa dalam bidang bahasa dan sastra.

Salah satu karya besarnya yang sangat berpengaruh adalah Pedoman Bahasa, buku yang mencatat dasar-dasar tata bahasa Melayu secara sistematis. Karya ini menjadikan Raja Ali Haji sebagai pencatat pertama tata bahasa Melayu standar, yang kemudian dikenal sebagai bahasa Melayu baku.

Baca Juga:  Pelabuhan Pangkalan Susu Jadi Harapan Baru Pertumbuhan Ekonomi Langkat

Kontribusi Pedoman Bahasa sangat signifikan dalam perkembangan bahasa di Nusantara, karena dari buku ini, bahasa Melayu standar mendapatkan dasar aturan yang kokoh dan dapat dipakai secara luas. Buku ini pun menjadi acuan utama bagi pengembangan bahasa nasional Indonesia.

Pada 28 Oktober 1928, dalam peristiwa bersejarah Kongres Pemuda Indonesia, bahasa Melayu standar yang dirumuskan oleh Raja Ali Haji resmi ditetapkan sebagai bahasa nasional, yang kini kita kenal sebagai bahasa Indonesia.

Catatan Akhir

Baca Juga:  Pernyataan Wakil Bupati Deli Serdang Picu Kontroversi, Al-Washliyah Bereaksi Keras

Raja Ali Haji tidak hanya dikenal sebagai perumus bahasa, namun juga seorang pujangga yang menghasilkan berbagai karya sastra dan sejarah. 

Ia memiliki perhatian khusus pada penulisan dan penyebaran literasi, yang tampak dalam upayanya mendokumentasikan bahasa, sejarah, dan adat Melayu. 

Melalui karya-karyanya, Raja Ali Haji turut menjaga keberlangsungan dan perkembangan kebudayaan Melayu, yang juga mengalir dalam warisan kebudayaan Indonesia hingga saat ini.

Dengan karya-karyanya yang monumental, Raja Ali Haji diakui sebagai salah satu pelopor dalam bidang bahasa dan sastra di Nusantara.

Hingga kini, namanya terus dikenang sebagai tokoh penting dalam sejarah bahasa Indonesia, serta sebagai simbol kebangkitan intelektual Melayu yang memiliki dampak besar pada kebudayaan dan identitas bangsa.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita
HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama
BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat
Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat
Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan
Langkat Ingin Naik Kelas, Tiorita Pelajari Tata Kelola Digital Pemkot Bandung
Hana Kuraki, Aktris AV Jepang, Dikabarkan Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun
Keracunan MBG Makin Marak, SPPG Diusulkan Kena Denda hingga Pidana

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 20:40 WIB

Kronologi Mobil Goyang Digrebek di Kisaran, Diduga Oknum Polisi vs 2 Wanita

Sabtu, 19 September 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 September 2026 - 13:08 WIB

BKM Al-Badar dan YPKD Gelar Pangkas Gratis, Saatnya Masjid Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 22:11 WIB

Dari Anggaran hingga Pengadaan, Tiorita Perkuat Komitmen Tata Kelola Langkat

Kamis, 17 September 2026 - 05:55 WIB

Viral Tudingan Setoran Sabu, Bripka Abdul Tamba Kini Minta Maaf dan Tarik Pernyataan

Terbaru

Berita

HUT ke-81 PMI Langkat, 1.200 Pelajar PMR Bergerak Bersama

Sabtu, 19 Sep 2026 - 17:46 WIB