Program Makan Bergizi Gratis di Langkat Disorot, Siswa Hanya Terima Telur Mentah dan Susu Mini

- Kontributor

Senin, 29 Desember 2025 - 15:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Stabat, Senin (29/12)

Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Stabat, Senin (29/12)

Stabat, Langkatoday.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Langkat menuai sorotan tajam. Program unggulan pemerintah yang digadang-gadang untuk meningkatkan kualitas gizi dan konsentrasi belajar siswa itu kini dipertanyakan, setelah menu yang dibagikan kepada pelajar dinilai jauh dari standar gizi layak.

Melansir pantauan media Orbitdigital di SMP Negeri 5 Stabat, Jalan Diponegoro, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Senin (29/12), menunjukkan paket MBG yang diterima siswa hanya berupa tiga butir telur ayam mentah dan satu kotak susu mini Ultramilk berukuran 125 mililiter.

Menu tersebut dibagikan kepada siswa di tengah masa libur sekolah, kondisi yang justru dinilai bertolak belakang dengan semangat awal program MBG yang menargetkan pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak sekolah.

Sejumlah siswa mengaku terkejut dengan isi paket yang diterima.

Baca Juga:  Tertinggi dalam Sejarah RI! Harga Emas Antam Tembus Rp1,69 Juta

“Minggu kemarin kami dapat susu kemasan satu liter, roti tawar, apel dua buah, dan jeruk dua buah. Sekarang cuma dapat tiga telur mentah dan satu kotak susu kecil,” ujar seorang siswi SMPN 5 Stabat kepada wartawan.

Sorotan juga datang dari wali murid. Nur’aini, salah satu orang tua siswa, menilai porsi dan kualitas MBG yang dibagikan tidak sebanding dengan anggaran yang semestinya dialokasikan.

Menurutnya, porsi MBG per siswa per hari ditaksir senilai Rp10.000. Jika paket dirapel untuk enam hari, seharusnya nilai makanan yang diterima siswa mencapai Rp60.000 per anak.

“Kalau melihat isinya, jelas tidak sepadan. Ini patut dipertanyakan. Jangan sampai hak gizi anak-anak kami justru dikurangi,” tegas Nur’aini.

Baca Juga:  Jamuan Diplomatik di Medan, Wali Nanggroe Aceh dan Konsul AS Bahas Solidaritas Pascabencana

Tak hanya soal porsi, ia juga menyoroti kemasan makanan yang dinilai tidak higienis. Buah-buahan yang sebelumnya diterima siswa disebut tidak dikemas dengan baik dan tanpa wadah steril, sehingga berpotensi membahayakan kesehatan.

Kondisi ini memicu desakan agar aparat penegak hukum turun tangan. Para wali murid menilai ada indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan program yang bersumber dari anggaran negara tersebut.

“Kalau seperti ini, ada hak anak yang dicuri. Program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah masih jauh panggang dari api,” kata Nur’aini dengan nada kesal.

Hingga berita ini diturunkan, awak media belum memperoleh klarifikasi resmi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jalan Singlar, Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, selaku pihak penyedia MBG di wilayah tersebut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru