Pemprov Riau Tetapkan Status Siaga Darurat Hidrometeorologi Hingga Januari 2026

- Kontributor

Rabu, 3 Desember 2025 - 06:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Kondisi banjir di Kota Pekanbaru ketika hujan deras melanda. ANTARA/HO-Pemko Pekanbaru

Kondisi banjir di Kota Pekanbaru ketika hujan deras melanda. ANTARA/HO-Pemko Pekanbaru

RIAU, LANGKATODAY – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi banjir, longsor, serta cuaca ekstrem selama puncak musim hujan. Penetapan status ini berlaku mulai 1 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M Edy Afrizal, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melihat tren cuaca yang menunjukkan intensitas hujan tinggi di sebagian besar wilayah Riau.

Baca Juga:  Gerindra DPRD Binjai Kritik Keras Pemko, Soroti Polemik Anggaran TKD Rp133 Miliar

“Kami sudah melakukan mitigasi daerah rawan banjir dan longsor di kabupaten/kota se-Riau. Mengingat saat ini Riau sudah memasuki musim hujan, dan diperkirakan berlangsung sampai Januari mendatang,” ujarnya, dikutip dari Antara, Selasa (2/12).

Pemprov Riau juga telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh pemerintah kabupaten/kota terkait upaya antisipasi bencana hidrometeorologi. Daerah-daerah dengan potensi tinggi bencana telah disampaikan secara resmi, agar masing-masing pemerintah daerah dapat menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan penyiapan jalur evakuasi.

Baca Juga:  Razia Kanwil Ditjenpas Sumut di Lapas Tebing Tinggi, Ditemukan Barang Diduga Sabu

Hingga saat ini, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjadi daerah pertama yang menetapkan status siaga darurat hidrometeorologi. Sementara Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Kabupaten Kampar tengah membahas rencana penetapan status serupa.

Pemprov Riau berharap penetapan status siaga darurat lebih awal dapat menekan risiko korban jiwa serta meminimalisir dampak kerusakan akibat bencana yang kerap meningkat saat puncak musim hujan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru