Pemkab Langkat Bahas Pariwisata dengan Kemenparekraf

- Kontributor

Kamis, 9 Mei 2024 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Penjabat Bupati Langkat Faisal Hasrimy gelar FGD dengan Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif membangun pariwisata Langkat, Rabu (8/5). ANTARA/HO-Kominfo Langkat.

STABAT (Langkatoday) – Pemerintah Kabupaten Langkat serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membahas pengembangan pariwisata Kabupaten Langkat dalam diskusi kelompok terfokus (FGD) di Stabat, Rabu (8/5).

Kepala Dinas Kominfo Langkat Wahyudiarto menyebut bahwa FGD itu dihadiri Penjabat Bupati Langkat Faisal Hasrimy dan Direktur Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Dwi Marhen Yono.

Faisal Hasrimy menyampaikan bahwa pariwisata merupakan sektor prioritas Pemerintah Kabupaten Langkat.

Langkat, dia melanjutkan, merupakan wilayah yang tengah menuju kemajuan, kesejahteraan dan kereligiusan melalui pengembangan pariwisata dan infrastruktur yang berkelanjutan.

Baca Juga:  Viral, Kurs Dolar Anjlok ke Rp8.170, Prabowo Effect?

Pj Bupati juga memaparkan potensi wisata Kabupaten Langkat sangat besar baik untuk wisata alam, budaya, religi, sejarah maupun buatan.

Hal itu sejalan dengan program “Bubur Pedas”(Bupati berkolaborasi untuk kejar Pembangunan Daerah Sampai Tuntas) Pemkab Langkat.

“Saya menekankan kembali kepada para kepala perangkat daerah terkait maupun para camat agar lebih bersungguh-sungguh mendukung seluruh upaya bagi pengembangan pariwisata Kabupaten Langkat melalui berbagai inovasi dan kolaborasi sehingga apa yang kita harapkan bersama dapat terwujud yaitu majunya pariwisata Kabupaten Langkat bagi tercapainya kesejahteraan masyarakat,” kata Faisal.

Baca Juga:  Lawan Institute Komentari Terkait Kasus Dugaan Love Scamming Rp87 Juta di Jakarta: Serukan Akselerasi Hukum dan Literasi Relasi Digital

Sementara Direktur Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dwi Marhen Yono pun mengisahkan pengalaman ketika membangun Banyuwangi.

“Dengan niatan ikhlas dan kerja keras untuk berbagi inovasi kami berkolaborasi dengan bergerak bersama sehingga Banyuwangi yang dulu dianggap negatif kini sudah tidak lagi,” kata Dwi Marhen.

Dia menjelaskan PAD dari pariwisata Banyuwangi sebelumnya hanya Rp50 miliar kini sudah menjadi Rp 650 miliar.

Dwi menambahkan, kunci pengembangan destinasi wisata yaitu 3A yaitu aksesibilitas, amenitas dan atraksi serta 3K yaitu komitmen, kerja tim dan kreativitas serta inovasi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:59 WIB

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Berita Terbaru