Menteri PPPA Dampingi Pemulihan Psikososial Anak Korban Banjir di Langkat

- Pewarta

Minggu, 4 Januari 2026 - 13:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Menteri PPPA Arifah Fauzi (pegang mic) turun langsung ke Dusun Sei Pakis, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, untuk memberikan dukungan psikososial serta bantuan bagi anak-anak yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa)

BERITA LANGKAT – Memasuki awal tahun 2026, pemerintah pusat terus mengakselerasi penanganan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera. Salah satu fokus utama adalah pemulihan psikososial anak-anak korban bencana, yang menjadi perhatian khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Menteri PPPA Arifah Fauzi turun langsung ke Dusun Sei Pakis, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, untuk memberikan pendampingan psikososial serta menyalurkan bantuan bagi anak-anak yang terdampak banjir. Wilayah ini menjadi salah satu kawasan dengan dampak cukup parah, di mana sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data, sekitar 1,7 juta penduduk terdampak bencana di Sumatra Utara. Khusus di Kabupaten Langkat, tercatat 437 jiwa terdampak banjir. Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mempercepat pemulihan, termasuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak.

Baca Juga:  Pemkab Langkat Tekankan Akuntabilitas Keuangan dan Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Dalam kegiatan tersebut, Menteri PPPA bersama tim memberikan layanan konseling dan bimbingan kepada sekitar 140 anak di Dusun Sei Pakis. Anak-anak juga menerima bingkisan berupa alat tulis, buku gambar, serta permainan edukatif sebagai bagian dari upaya pemulihan psikologis.

Salah seorang anak korban bencana, Syakila Dwi Andini, siswi kelas IV sekolah dasar, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan pemerintah.

“Dapat buku, mainan, kartu Uno, buku gambar. Terima kasih Ibu Menteri,” ujarnya dengan wajah ceria.

Menteri PPPA Arifah Fauzi menegaskan bahwa pendampingan terhadap anak-anak dan ibu hamil menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana. Selain layanan konseling, Kementerian PPPA juga terus melakukan sosialisasi pemulihan psikososial kepada masyarakat.

“Kita memprioritaskan program-program di daerah terdampak bencana. Pemerintah mengoptimalkan berbagai upaya agar masyarakat mendapatkan layanan terbaik,” ujar Arifah.

Ia juga mengungkapkan bahwa lebih dari 1.000 unit hunian sementara telah dibangun untuk warga terdampak. Di sektor pendidikan, Kementerian PPPA berkolaborasi dengan kementerian terkait agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga:  Kenak Medika, Layanan Kesehatan Modern di Jantung Ubud

“Untuk sekolah, Kemendikdasmen sudah mengupayakan berbagai langkah. Mudah-mudahan menjelang masuk sekolah tanggal 5, semua dapat teratasi dengan baik,” katanya.

Melalui Forum Anak, baik di tingkat nasional maupun daerah, Kementerian PPPA turut melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas organisasi dan lintas agama untuk menghibur serta memotivasi anak-anak agar tetap semangat melanjutkan pendidikan.

“Partisipasi masyarakat luar biasa. Ada dari Aisyiyah, Muslimat NU, hingga komunitas lintas agama. Kita bergandengan tangan untuk memberikan semangat kepada anak-anak di sini,” tegas Arifah.

Ia menambahkan, semangat anak-anak korban bencana tetap terjaga meski berada dalam kondisi sulit. “Ada yang bercita-cita menjadi tentara, polisi, pengusaha, bahkan presiden. Mereka adalah generasi dan pemimpin Indonesia masa depan,” ujarnya.

Pendampingan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas utama. Pemerintah berharap, melalui program pemulihan berkelanjutan, anak-anak korban bencana tetap dapat tumbuh, belajar, dan mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA
Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108
Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan
Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti
Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi
MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan
Tiorita Ajak ASN Langkat Rutin Donor Darah: Sehat untuk Diri, Bermanfaat bagi Sesama
Menkes: Jika MBG Berhasil, Banyak Masalah Kesehatan Bisa Diselesaikan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 03:56 WIB

Dokter Muda Ini Sentil Plt Bupati Langkat Soal Jalan Rusak dan ISPA

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108

Jumat, 25 September 2026 - 08:58 WIB

Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan

Jumat, 11 September 2026 - 16:27 WIB

Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi

Terbaru

Langkat Terkini

Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:21 WIB