Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108

- Pewarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Keadaan udara diseputaran Kota Stabat, Rabu (14/10) | Foto: Andi/Langkatoday

Keadaan udara diseputaran Kota Stabat, Rabu (14/10) | Foto: Andi/Langkatoday

Stabat, Langkatoday.com – Kualitas udara di Kota Stabat, Kabupaten Langkat, berada pada kategori tidak sehat dengan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) mencapai 108 pada Rabu (14/10).

Berdasarkan pemantauan situs AccuWeather, angka tersebut masuk kategori tidak sehat dengan polutan utama berupa PM2.5, partikel halus yang dapat masuk ke paru-paru dan berisiko mengganggu kesehatan.

Dok. Langkatoday

Kondisi ini menjadi perhatian di tengah laporan BBMKG Wilayah I mengenai sebaran asap yang terdeteksi di wilayah Sumatera Utara.

Pada hari yang sama, BBMKG juga melaporkan penurunan jarak pandang di sejumlah wilayah pengamatan.

Meski demikian, data AQI tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa penurunan kualitas udara di Stabat sepenuhnya disebabkan oleh asap kebakaran.

AccuWeather mencatat bahwa pada indeks 108, kelompok sensitif berpotensi merasakan dampak kesehatan, sementara orang sehat juga dapat mengalami gangguan pernapasan atau iritasi tenggorokan jika terpapar dalam waktu lama.

Baca Juga:  Dosen IKH Medan Edukasi Tenaga Medis GBI Rumah Persembahan Soal Penggunaan APD yang Tepat

Masyarakat diimbau membatasi aktivitas luar ruangan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Jika harus beraktivitas di luar, penggunaan masker yang sesuai dapat menjadi langkah perlindungan tambahan.

Data kualitas udara dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat disarankan memantau pembaruan indeks sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan
Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti
Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi
MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan
Tiorita Ajak ASN Langkat Rutin Donor Darah: Sehat untuk Diri, Bermanfaat bagi Sesama
Menkes: Jika MBG Berhasil, Banyak Masalah Kesehatan Bisa Diselesaikan
Dosen Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Warga Kelurahan Satria tentang Keselamatan Pasien
Jangan Biarkan Keluarga Anda Terjerat Narkoba dan Judi Online, Ini Solusi Rehabilitasi Islami

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Kualitas Udara Stabat Masuk Kategori Tidak Sehat, AQI Tembus 108

Jumat, 25 September 2026 - 08:58 WIB

Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan

Jumat, 11 September 2026 - 16:27 WIB

Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:25 WIB

MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan

Terbaru