Menkeu Purbaya Berangkat Haji: Bawa Doa Khusus Agar Indonesia “Kaya Bareng” di Tahun 2029

- Kontributor

Senin, 11 Mei 2026 - 11:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Foto: hamidah.id

Foto: hamidah.id

Jakarta, Langkatoday.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, membawa misi spiritual sekaligus optimisme ekonomi dalam perjalanan ibadah hajinya tahun ini. Menjelang keberangkatannya ke tanah suci pada 21 Mei 2026 mendatang, Purbaya mengungkapkan akan memanjatkan doa khusus demi kemajuan ekonomi bangsa.

Ia berharap pertumbuhan ekonomi nasional terus menguat secara konsisten agar kesejahteraan masyarakat meningkat signifikan dalam waktu dekat.

“Doa supaya kita ekonominya bagus terus, pertumbuhan makin kuat, tiga tahun lagi (2029) kita kaya bareng-bareng,” ujar Purbaya dengan optimis, Rabu (6/5).

Target Pertumbuhan Ekonomi Mendekati 6 Persen

Optimisme sang Menteri Keuangan bukan tanpa dasar. Meski dunia sedang dihantam ketidakpastian akibat konflik di Timur Tengah dan melonjaknya harga energi, Purbaya meyakini ekonomi Indonesia tetap tangguh.

Baca Juga:  Bupati Langkat Sambut Kepulangan 398 Jamaah Haji di Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Kamis (7/5), ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa menembus angka di atas target APBN.

“Target di APBN itu 5,4 persen tahun ini. Kita akan dorong terus ke atas, mudah-mudahan bisa mendekati 6 persen sampai akhir tahun,” ungkapnya.

Keluar dari “Kutukan” 5 Persen

Purbaya menegaskan bahwa Indonesia kini telah menunjukkan sinyal positif dengan mematahkan tren pertumbuhan yang selama ini tertahan di angka 5 persen. Data terbaru menunjukkan performa ekonomi yang menjanjikan:

  • Kuartal IV 2025: Tumbuh 5,39% (yoy).
  • Kuartal I 2026: Melaju di angka 5,61% (yoy).
Baca Juga:  Menkeu Purbaya Susun RUU Redenominasi Rupiah, Ubah Rp1.000 Jadi Rp1!

“Kalau saya bilang, kita sudah keluar dari kutukan pertumbuhan 5 persen. Strategi menjaga likuiditas dan penguatan belanja negara mulai menunjukkan hasil yang akurat,” tambahnya.

APBN Sebagai Perisai Ekonomi

Pemerintah berkomitmen menjadikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen utama atau shock absorber untuk meredam tekanan global. Stimulus ekonomi akan terus diguyur guna menjaga momentum pertumbuhan agar tidak kendor di kuartal-kuartal berikutnya.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha dan masyarakat, di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga BBM nonsubsidi yang baru saja mengalami penyesuaian.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru