KSPSI AGN dan FPAN Geruduk BPJS Ketenagakerjaan, Soroti JHT PPPK Tak Dibayar

- Kontributor

Kamis, 2 April 2026 - 17:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com — Massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Sumatera Utara bersama Forum Pemerhati Aparatur Negara (FPAN) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota, Kamis (2/4).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas berbagai persoalan layanan, termasuk belum dibayarkannya Jaminan Hari Tua (JHT) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Dalam orasinya, Ketua FPAN, Reza Nasution, menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya dalam perlindungan buruh dan pekerja.

“Kami mendesak BPJS Ketenagakerjaan untuk segera berbenah. Masih banyak buruh yang belum terlindungi karena tidak terdaftar sebagai peserta,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sejumlah kasus yang dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan, termasuk pekerja proyek Islamic Center Martubung yang meninggal dunia namun diduga tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga:  Maruli Siahaan Gelar Reses di Medan Denai, Serap Aspirasi Warga Sumut I

Selain itu, massa aksi menyinggung adanya perusahaan yang disebut menunggak iuran selama bertahun-tahun tanpa sanksi tegas.

“Bagaimana mungkin ada perusahaan menunggak bertahun-tahun tapi tidak ditindak? Ini jelas menunjukkan lemahnya pengawasan,” ujarnya.

Tak hanya itu, massa juga mengkritik dugaan praktik di lapangan yang melibatkan kepala lingkungan (kepling) untuk mengejar target kepesertaan. Mereka menilai cara tersebut tidak efektif dan berpotensi menimbulkan persoalan baru di masyarakat.

Aksi berlangsung sekitar satu jam sebelum perwakilan massa akhirnya diterima untuk berdialog oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam pertemuan itu, Kepala Cabang Medan Kota, Jefri Iswanto, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya siap membayarkan JHT bagi PPPK paruh waktu. Namun, pencairan belum dapat dilakukan karena status kepesertaan masih aktif secara administrasi.

Baca Juga:  Memilukan PNS dan PPPK Padang Lawas Ramai Gugat Cerai

“Belum bisa diproses karena OPD belum menonaktifkan. Secara administrasi mereka masih aktif, padahal kami siap membayarkan,” jelasnya.

Sementara itu, aktivis Persatuan Buruh Sumatera Utara, Rahmadsyah, menilai kondisi tersebut sebagai bentuk kelalaian administratif yang berdampak langsung pada hak pekerja.

Ia menduga keterlambatan penonaktifan oleh Pemerintah Kota Medan menjadi penyebab utama tertahannya pencairan JHT.

“Kami menduga ada pelanggaran administratif oleh Pemko Medan sehingga hak pekerja tertahan. Ini harus diusut tuntas,” tegasnya.

Massa aksi mendesak agar persoalan tersebut segera diselesaikan agar hak para pekerja dapat diberikan tanpa berlarut-larut.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru