KPK Bakal Usut Kasus Pengadaan Rumah Prajurit yang Mangkrak

- Kontributor

Jumat, 8 Agustus 2025 - 10:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mengusut kasus pengadaan rumah prajurit TNI yang disebut-sebut mangkrak. Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan pengusutan ini dilakukan apabila lembaganya mengendus ada keterlibatan dari pihak sipil dalam permasalahan ini.

“Kami lihat siapa pelakunya. Kalau itu pelakunya TNI, tidak ditangani sama kami,” kata Asep di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Kamis, 7 Agustus 2025.

KPK tidak akan menangani kasus korupsi jika pelakunya merupakan personel TNI. Asep menyebut persoalan rasuah yang melibatkan militer akan ditangani oleh Kejaksaan Agung. 

“Itu koneksitas nanti bisa ditangani di Kejaksaan, karena di Kejaksaan ada Jampidmil yaitu Jaksa Agung Muda bidang Pidana Militer,” ucapnya.

KPK akan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung apabila dalam masalah ini melibatkan pihak sipil. Sehingga KPK akan menangani kasus pengadaan rumah prajurit mangkrak di luar konteks militer. 

Baca Juga:  KPK Periksa Bupati Langkat, Kerabat Sebut Terkait Utang Piutang dengan Kontraktor

“Kami bisa join nanti yang misalkan kalau ada yang TNI ditangani oleh TNI. Kemudian yang sipilnya kami tangani,” kata Asep.

Sebelumnya, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (purn) Dudung Abdurachman mengklaim seluruh prajurit yang mengajukan kredit rumah selama masa kepemimpinannya telah menerima hak mereka. Pada saat menjabat, ia mewajibkan para prajurit untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) Angkatan Darat.

Namun, laporan investigasi IndonesiaLeaks yang dipublikasikan oleh Tempo mengungkapkan temuan audit dari Inspektorat Jenderal TNI AD. Laporan itu menyebutkan masih banyak rumah prajurit yang belum dibangun, bahkan beberapa proyek mangkrak. Beberapa rumah disebut berada di lokasi terpencil dengan akses yang sulit dijangkau dan jauh dari tempat prajurit bertugas.

Baca Juga:  Prabowo Lantik Dahnil Anzar Simanjuntak Wakil Menteri Haji dan Umrah

Menanggapi hal itu, Dudung membantah tudingan bahwa proyek rumah prajurit yang dicanangkannya berakhir mangkrak. Ia menyatakan bahwa sebagian besar proyek berjalan dengan baik dan prajurit telah menerima rumah mereka. 

“Ini prajurit-prajurit menerima (rumah) tuh,” ujarnya sambil menunjukkan sejumlah foto rumah prajurit saat hadir di studio Tempo dalam wawancara program Tukang Kupas Perkara (TKP), Senin, 4 Agustus 2025.

Dudung juga menyebutkan beberapa proyek perumahan yang berhasil dibangun, seperti di Baturaja, Sumatera Selatan, dan Semarang, Jawa Tengah. Namun, ia tidak menampik adanya proyek yang belum selesai. 

“Yang mangkrak itu memang ada. Yang di Jambi itu masih mangkrak,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, proyek pembangunan rumah di Jambi itu memang bermasalah. Oleh karena itu, ia memutuskan mengganti pengembang agar proyek bisa kembali dilanjutkan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan
Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027
Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita
Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:46 WIB

Usai Prabowo Bicara MBG di Forum Rusia, Media Rusia Soroti Kasus Dugaan Keracunan

Sabtu, 5 September 2026 - 09:34 WIB

Xanana Gusmão Kagumi Pemerataan Pembangunan Era Jokowi, Sebut Visinya Melampaui Jawa

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Kamis, 3 September 2026 - 04:06 WIB

Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027

Berita Terbaru