Kinerja Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Jadi yang Terendah di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo–Gibran

- Kontributor

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 10:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA, LANGKATODAY – Pada satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapat sorotan tajam. Berdasarkan hasil riset lembaga survei IndoStrategi, Bahlil tercatat memperoleh skor terendah di antara jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Sebaliknya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dinilai paling berprestasi dengan skor tertinggi.

“Berdasarkan hasil penelitian kami, yang tertinggi adalah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan skor 3,35,” ujar Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, saat memaparkan laporan hasil riset di Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).

Ali menjelaskan, meskipun Kementerian ESDM memperoleh skor terendah, tetap terdapat beberapa aspek positif dalam penilaian. Di antaranya, program hilirisasi mineral dan pertambangan, serta penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dinilai mampu menekan aktivitas pertambangan ilegal.

Baca Juga:  DPR di Jepang Resmi Dibubarkan

Namun, sejumlah faktor negatif turut menurunkan nilai Kementerian ESDM. Isu kerusakan lingkungan, ketergantungan pada batu bara, hingga kinerja komunikasi publik yang dinilai “retoris tanpa eksekusi konkret” menjadi catatan utama para responden.

“Publik melihat komunikasi Menteri ESDM masih banyak janji dan pernyataan, tetapi tidak cukup diimbangi realisasi di lapangan,” tambah Ali, yang juga kandidat doktor dari Universitas Padjadjaran (Unpad).

Selain Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, beberapa kementerian dengan skor tertinggi antara lain Kementerian Luar Negeri (3,32), Kementerian Agama (3,26), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (3,22), serta Kementerian Pertanian (3,21).

Baca Juga:  Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Celios: Kinerja Bahlil Terendah!

Adapun kementerian lain yang juga masuk dalam kategori skor rendah yaitu Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (2,81), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN (2,81), Kementerian Hak Asasi Manusia (2,79), dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (2,77).

Riset kualitatif IndoStrategi ini dilakukan sejak awal September hingga 13 Oktober 2025 dengan metode purposive sampling, melibatkan 424 responden dari 34 provinsi. Responden terdiri atas kalangan terdidik dengan pendidikan minimal S1 hingga S3, yang berprofesi sebagai guru, dosen, aktivis, karyawan, dan pengusaha.

Selain survei langsung, tim peneliti juga menganalisis berita daring dan luring, dokumen resmi pemerintah, serta pandangan pengamat dan akademisi dalam proses penilaian.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru