Kenapa Bobby Belum Dipanggil? KPK Ungkap Alasannya

- Kontributor

Selasa, 18 November 2025 - 11:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

JAKARTA, LANGKATODAY – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan penjelasan resmi menyikapi laporan terhadap Kasatgas KPK AKBP Rossa Purbo Bekti ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan jalan di Sumatera Utara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa seluruh proses penanganan perkara, mulai dari penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga persidangan, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami yakinkan proses penyelidikan, penyidikan dan penuntutan terkait dengan perkara tersebut berjalan secara baik,” ujar Budi di Jakarta.

Baca Juga:  Deddy Corbuzier Ungkap Chat Terakhir dengan Vidi Aldiano, Netizen Ikut Haru

Terkait belum dipanggilnya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Budi menjelaskan bahwa tim penyidik saat ini tengah memprioritaskan pendalaman terhadap pihak yang diduga sebagai pemberi dan penerima suap.

“Sampai dengan saat ini belum, karena fokus kami pada pihak-pihak yang diduga melakukan suap, baik pemberi maupun penerima dalam proyek pengadaan jalan,” jelasnya.

Menanggapi munculnya nama Bobby Nasution dalam persidangan, KPK menegaskan bahwa keputusan menghadirkan pihak tertentu sebagai saksi sepenuhnya berada pada kewenangan majelis hakim.

“Hakim dapat meminta menghadirkan pihak lain jika diperlukan untuk penguatan pembuktian. Kita ikuti proses persidangan yang berjalan,” tambah Budi.

Baca Juga:  Setya Novanto Bebas Bersyarat, Publik Geram

Diketahui sebelumnya, Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) melaporkan AKBP Rossa Purbo Bekti ke Dewas KPK karena diduga tidak profesional dalam menangani perkara dan dianggap menghambat proses penyelidikan.

KAMI menyatakan keyakinannya bahwa Gubernur Sumut memiliki informasi terkait pergeseran anggaran 2025 yang berfokus pada Dinas PUPR.

KPK menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh proses penegakan hukum secara independen, profesional, dan bebas dari intervensi.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027
Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas
RDP DPRD Langkat Memanas, HIMMAH Soroti Arogansi dan Krisis Kemandirian Fiskal
Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita
Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Kamis, 3 September 2026 - 04:06 WIB

Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:42 WIB

Momen Wakil DPRD Langkat Ajai Ismail Tepuk Meja Saat RDP, Suasana Memanas

Berita Terbaru