Kebiasaan Scrolling dan Kecanduan Medsos Bisa Picu Brain Rot, Apa Itu?

- Kontributor

Senin, 17 Maret 2025 - 07:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday)Di era digital, media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Namun, kebiasaan scrolling tanpa henti ternyata bisa berdampak buruk pada otak dan memicu brain rot atau otak tumpul.

Pakar psikologi dari IPB University, Nur Islamiah, mengatakan brain rot sering terjadi pada mereka yang terlalu sering mengonsumsi konten digital secara berlebihan, terutama melalui doom scrolling (terus-menerus membaca berita negatif), zombie scrolling (membuka-buka media sosial tanpa sadar dan tujuan yang jelas), serta kecanduan media sosial.

“Semua kebiasaan ini bisa memicu terjadinya brain rot. Tentunya kemudian kebiasaan ini dapat meningkatkan rasa cemas, stres, dan bahkan depresi,” kata Nur Islamiah dalam keterangan tertulis, dikutip pada Senin (17/3).

Baca Juga:  Pemborong di Langkat Diduga Diculik dan Dianiaya, Polisi Telah Kantongi Identitas Pelaku

Ia menjelaskan, brain rot adalah penurunan kemampuan berpikir dan kelelahan mental yang dialami seseorang, terutama remaja dan dewasa muda. 

Menurutnya, remaja yang terlalu sering mengakses konten instan seperti video pendek di TikTok atau Instagram Reels, biasanya mengalami kesulitan dalam mempertahankan fokus pada tugas yang lebih kompleks dan membutuhkan waktu lama untuk dipahami.

“Mereka cenderung kehilangan kesabaran saat menghadapi masalah yang tidak memiliki jawaban segera sehingga sulit memahami hal-hal yang lebih kompleks,” kata dia.

Brain rot juga melemahkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah dengan beberapa mekanisme.

Pertama, penurunan rentang perhatian atau attention span. Kurangnya attention span menyebabkan seseorang mudah terdistraksi dan mudah lupa.

Baca Juga:  Pemkab Langkat Kucurkan Rp1,49 Miliar untuk Lanjutan Jalan Hotmix di Kecamatan Selesai

Kedua, kelebihan beban kognitif, karena otak terus-menerus dibanjiri dengan informasi baru tanpa mendapat kesempatan untuk menganalisis atau memahami secara mendalam.

“Akibatnya, individu menjadi kurang mampu mengevaluasi informasi secara kritis, sehingga mereka lebih mudah menerima informasi tanpa mempertanyakan kebenarannya,” kata dia.

Untuk mencegah brain rot, ia menyarankan masyarakat untuk membatasi penggunaan media sosial dan menghindari kebiasaan scrolling secara berlebihan.

Selain manajemen waktu, penting juga untuk membatasi penggunaan media sosial selama belajar ataupun bekerja, sehingga otak dilatih untuk bisa fokus pada tugas-tugas yang dihadapi. (rel/rol)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru