Gibran Absen, Prabowo Tegaskan Negara Siaga Hadapi Ancaman Makar

- Pewarta

Senin, 1 September 2025 - 09:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan siaran pers penting di Istana Negara, Ahad (29/8/2025), bersama para ketua umum partai politik dan pimpinan lembaga negara. Ia hadir didampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri di sisi kiri, serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani di sisi kanan. Namun, dalam kesempatan ini, Prabowo tidak didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan pemerintah membuka ruang aspirasi masyarakat, tetapi memberi peringatan keras terhadap tindakan yang mengarah pada makar.

“Aspirasi murni harus dihormati. Hak untuk berkumpul secara damai harus dilindungi. Namun, tidak dapat dipungkiri adanya gejala tindakan di luar hukum, bahkan yang mengarah kepada makar dan terorisme,” ujar Prabowo, Ahad (31/8/2025).

Ia menyebut negara tidak akan mentolerir aksi anarkis, perusakan fasilitas umum, penjarahan, hingga tindakan yang membahayakan rakyat. Menurutnya, aparat keamanan wajib melindungi masyarakat dan menegakkan hukum.

“Kepada pihak Kepolisian dan TNI, saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap segala bentuk perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah-rumah, maupun gangguan terhadap sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa para ketua umum partai politik telah menyepakati langkah tegas berupa pencabutan keanggotaan DPR bagi anggota yang mengeluarkan pernyataan keliru, serta pencabutan kebijakan DPR mengenai tunjangan besar dan moratorium kunjungan kerja luar negeri.

Baca Juga:  India Dicap “Pengkhianat” Usai AS Tenggelamkan Kapal Fregat Iran di Lepas Pantai Sri Lanka

Ia menambahkan, pemerintah akan membuka ruang dialog dengan masyarakat, mahasiswa, dan kelompok yang ingin menyampaikan aspirasi. “Kami pastikan akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti,” ucapnya.

Prabowo mengingatkan rakyat agar tidak terjebak provokasi maupun adu domba. Ia menggarisbawahi bahwa tindakan anarkis justru merugikan rakyat sendiri.

“Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia berada di ambang kebangkitan. Jangan sampai kita diadu domba. Suarakan aspirasi dengan baik dan damai, tanpa merusak, menjarah, atau membuat kerusuhan,” tuturnya.

Presiden menutup pernyataannya dengan mengajak masyarakat percaya kepada pemerintah dan menjaga semangat gotong royong untuk memperbaiki bangsa.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI
Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, Greenpeace Pajang Spanduk Kritikan Soal Bencana dan Ekonomi di Bundaran HI

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Terbaru