Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

- Pewarta

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Advokat Kamaruddin Hendra Simanjuntak meninggal dunia pada Senin (19/10) pukul 02.47 WIB di Rumah Sakit Pelni Petamburan, Jakarta.

Namanya dikenal luas setelah menjadi kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dalam kasus pembunuhan yang menyeret Ferdy Sambo.

Informasi duka tersebut disampaikan melalui unggahan Instagram Story akun @martin.lukas.simanjuntak. Dalam unggahan itu, disebutkan jenazah Kamaruddin disemayamkan di Rumah Duka UKRIDA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepanjang kariernya, Kamaruddin menangani sejumlah perkara yang menyita perhatian publik, mulai dari kasus korupsi e-KTP, Wisma Atlet, dan Hambalang hingga perkara penistaan agama yang menjerat Muhammad Kece.

Perjalanan Hidup Kamaruddin Simanjuntak

Kamaruddin lahir di Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada 21 Mei 1974. Setelah lulus dari SMA Negeri 1 Siborongborong pada 1992, ia merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan dan memperbaiki kehidupannya.

Perjalanan hidupnya di ibu kota tidak mudah. Ia pernah tinggal di kolong jembatan di kawasan Klender, Jakarta Timur, selama sekitar tiga bulan karena tidak memiliki uang untuk menyewa tempat tinggal. Untuk bertahan hidup, ia menjalani berbagai pekerjaan serabutan.

Baca Juga:  Prabowo Resmi Hapus Utang Petani-UMKM: Semoga Bekerja dengan Semangat

Pada 1993, Kamaruddin mendapat pekerjaan sebagai customer service di sebuah restoran. Ia kemudian mencoba berbisnis, tetapi usahanya tidak bertahan lama. Setelah itu, ia sempat bekerja sebagai tenaga penjual atau sales sebelum akhirnya memutuskan menekuni bidang hukum.

Kamaruddin melanjutkan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta, pada 2000. Ia menuntaskan studinya pada 2004 dengan predikat cum laude.

Kariernya sebagai advokat terus berkembang. Pada 2007, ia bergabung dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). Ia kemudian mendirikan Victoria Law Firm pada 2019 dan dikenal melalui firma hukum Kamaruddin Simanjuntak & Partners.

Di luar profesi hukum, Kamaruddin juga terjun ke politik. Pada 7 Juli 2020, ia mendirikan Partai Demokrasi Republik Indonesia Sejahtera.

Vokal Tangani Perkara Besar

Nama Kamaruddin semakin dikenal publik karena gaya komunikasinya yang tegas dan terbuka. Ia kerap menyampaikan pandangan secara langsung kepada media mengenai perkara yang ditanganinya, termasuk persoalan yang dinilainya perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum.

Salah satu prinsip yang disebut menjadi pegangannya ialah Honeste Vivere, Fiat Justitia Ruat Coelum, yang secara umum bermakna hidup dengan jujur dan menegakkan keadilan meskipun langit akan runtuh.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Presiden Prabowo Copot Menteri Keuangan Purbaya

Sebelum menangani kasus Brigadir J, Kamaruddin pernah terlibat dalam sejumlah perkara korupsi besar, termasuk kasus pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Wisma Atlet, dan Hambalang.

Ia juga pernah menjadi kuasa hukum Muhammad Kece dalam perkara penistaan agama pada 2021.

Namun, perkara yang paling melekat dengan namanya adalah pembunuhan Brigadir J pada 2022. Kamaruddin menjadi kuasa hukum keluarga Yosua dan secara terbuka mendorong pengungkapan berbagai kejanggalan yang dipersoalkan pihak keluarga.

Kasus tersebut menyita perhatian nasional setelah menyeret mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Ferdy Sambo serta sejumlah anggota kepolisian lainnya.

Dalam mengawal perkara itu, Kamaruddin beberapa kali melontarkan pernyataan yang menuai sorotan. Ia bahkan pernah menggunakan kasus mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai perumpamaan saat membahas dugaan motif pembunuhan Brigadir J.

Gaya bicaranya yang lugas dan kontroversial membuat Kamaruddin menjadi salah satu advokat yang dikenal luas masyarakat

Editor : Fadli

Sumber Berita: Monitor Indonesia

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi
Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Profil Kamaruddin Simanjuntak, Pengacara Brigadir Yosua yang Tutup Usia

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Terbaru

Nasional

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Okt 2026 - 14:00 WIB

Nasional

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Senin, 19 Okt 2026 - 13:53 WIB

Sajian Khusus

33 Ribu Orang Menganggur di Langkat, Lulusan SMA Terbesar

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:50 WIB