Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

- Pewarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah untuk menghindari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada kelompok rentan, seperti lansia, balita, dan ibu hamil.

Budi menyampaikan hal itu di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Kamis (15/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, masyarakat perlu beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan meminimalkan paparan asap yang berpotensi mengganggu kesehatan.

“Kalau bisa stay di rumah. Kalau sudah kondisinya seperti itu, kita tahu alamnya sudah seperti ini, kita sebagai manusia harus segera beradaptasi dan usahakan stay di rumah. Jangan keluar kecuali benar-benar perlu,” kata Budi.

Baca Juga:  Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer

Ia menjelaskan, Kementerian Kesehatan berupaya melindungi masyarakat dari dampak kesehatan akibat asap karhutla, meskipun penanganan sumber asap berada di luar kewenangan kementerian tersebut.

“Kita melihat bahwa bencana ini dampaknya cukup besar, terutama untuk kaum rentan. Kita melihatnya terutama orang tua, balita, dan juga ibu hamil,” ujarnya.

Budi menyebut paparan asap dapat memengaruhi kesehatan saluran pernapasan, mata, hingga kulit. Karena itu, masyarakat yang terpaksa beraktivitas di luar rumah diminta melakukan perlindungan diri untuk mengurangi paparan.

Ia menyarankan masyarakat menggunakan masker, terutama jenis N95 jika tersedia. Apabila masker tersebut tidak tersedia, masyarakat dapat menggunakan masker lain yang dimiliki.

Baca Juga:  BPK Ungkap Potensi Kerugian Rp470,7 Miliar di Proyek Tol Cibitung–Cilincing

“Gunakan masker. Kalau ada masker N95, gunakan N95. Kalau tidak ada, gunakan masker yang ada. Tapi selalu gunakan masker kalau terpaksa harus keluar rumah,” imbaunya.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga dianjurkan memakai kacamata, baik kacamata biasa maupun kacamata hitam, untuk membantu melindungi mata dari paparan asap.

Menkes berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan membatasi kegiatan di luar ruangan selama kondisi asap masih mengganggu kualitas udara.

Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok yang lebih rentan.

Editor : Fadli

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid
BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Wacana Siswa Tidak Naik Kelas Mulai 2027, Mendikdasmen: Perlu Kajian Akademik
Hari Ini KPK Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid
MK Ungkap Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Pencegahan Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:04 WIB

KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:13 WIB

BAZNAS Langkat Hadiri Rakornas 2026, Siap Perkuat Penghimpunan Zakat Produktif

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Terbaru

Nasional

Soal Asap Karhutla, Menkes Minta Warga Mulai Berdaptasi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:33 WIB