Dugaan Kebocoran PAD Mencuat, Bupati Langkat Didesak Bentuk Tim Investigasi

- Kontributor

Senin, 6 April 2026 - 08:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Ilustrasi PAD Kabupaten Langkat bocor | Foto: Tim Langkatoday.com

Ilustrasi PAD Kabupaten Langkat bocor | Foto: Tim Langkatoday.com

Stabat, Langkatoday.com – Dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Langkat menjadi sorotan publik. Sejumlah tokoh masyarakat mendesak Bupati Langkat untuk segera mengambil langkah tegas dengan membentuk tim khusus guna mengusut potensi kebocoran tersebut, khususnya dari sektor galian C.

Isu ini mencuat setelah adanya indikasi bahwa potensi pendapatan dari sejumlah sektor belum tergarap secara optimal. Sektor galian C disebut-sebut menjadi salah satu sumber PAD yang rawan terjadi kebocoran jika tidak diawasi secara ketat.

Akademisi sekaligus pemerhati kebijakan publik, Dr. Ahmad Rizal, menilai pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap persoalan ini. Ia menegaskan pentingnya langkah konkret untuk memastikan pengelolaan PAD berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga:  Setahun Berdiri, BUMD Langkat Belum Paparkan Capaian Usaha ke Publik

“Dugaan kebocoran PAD ini harus segera ditindaklanjuti. Bupati perlu membentuk tim investigasi yang melibatkan unsur independen, inspektorat, serta aparat penegak hukum agar persoalan ini bisa diusut secara menyeluruh,” ujarnya, Senin (6/4).

Menurutnya, tanpa adanya pengawasan yang kuat, potensi pendapatan daerah dari sektor seperti galian C, pajak daerah, dan retribusi berisiko tidak masuk secara maksimal ke kas daerah.

Baca Juga:  RK Minta Maaf Terkait Pernyataannya Soal Janda: Manusia Gudangnya Khilaf

“Ini bukan hanya soal angka, tetapi menyangkut kepercayaan publik dan keberlangsungan pembangunan daerah. Jika PAD bocor, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kepala Bapenda Langkat, Mulyani, belum memberikan tanggapan terkait dugaan kebocoran PAD tersebut.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Langkat segera mengambil langkah cepat dan terukur untuk mengklarifikasi sekaligus menuntaskan isu ini, demi memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan lebih transparan dan bertanggung jawab.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru