Dugaan “Dinasti” di Pemda Madina Menguat, Jabatan Strategis Disorot Kaban BKD Madina

- Kontributor

Jumat, 3 April 2026 - 20:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Madina, Langkatoday.com – Bendahara Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Mandailing Natal, Muhammad Saleh menyoroti dugaan praktik tidak sehat di tubuh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina yang dinilai telah mengarah pada pembentukan “dinasti kekuasaan” dalam birokrasi.

Menurutnya, Kepala BKD (Kaban BKD) diduga menempatkan orang-orang terdekatnya pada posisi-posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.

Sementara itu, aparatur sipil negara (ASN) yang dianggap tidak sejalan atau tidak memiliki kedekatan justru dipindahkan ke wilayah terpencil tanpa alasan yang jelas dan objektif.

“Kami melihat adanya indikasi kuat praktik tidak profesional dalam penempatan jabatan. Orang-orang dekat justru mendapat posisi strategis, sedangkan yang tidak sejalan malah ‘dibuang’ ke pelosok. Ini sangat mencederai prinsip meritokrasi dalam birokrasi,” tegas Muhammad Saleh.

Baca Juga:  Cemari Sungai, Limbah Pabrik Sawit PT Palmaris Raya Disorot Warga Madina

Ia menambahkan, kondisi ini berpotensi merusak tatanan pemerintahan yang seharusnya berjalan berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja, bukan kedekatan personal maupun kepentingan kelompok tertentu.

Lebih lanjut, Saleh juga menyinggung adanya dugaan bahwa Kaban BKD tengah mempersiapkan langkah untuk mengejar posisi strategis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Mandailing Natal. Hal ini dinilai semakin memperkuat kekhawatiran akan adanya konsolidasi kekuasaan di internal birokrasi.

“Jika benar ada ambisi untuk menduduki jabatan Sekda dengan pola seperti ini, tentu sangat berbahaya. Karena birokrasi akan dikendalikan oleh kepentingan segelintir orang, bukan untuk kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Baca Juga:  Dosen dan Mahasiswa Farmasi UMN Al-Washliyah Edukasi Penggunaan Obat yang Tepat di Puskesmas Teladan Medan

Atas kondisi tersebut, Satma AMPI Madina mendesak Bupati Mandailing Natal untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan kebijakan di BKD, khususnya terkait mutasi dan promosi ASN.

“Kami meminta Bupati tidak tutup mata. Harus ada evaluasi total terhadap BKD agar netralitas dan profesionalisme ASN tetap terjaga. Jangan sampai birokrasi dijadikan alat kekuasaan pribadi,” tutup Saleh.

Satma AMPI menegaskan akan terus mengawal persoalan ini sebagai bagian dari komitmen menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Mandailing Natal.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru