Cemari Sungai, Limbah Pabrik Sawit PT Palmaris Raya Disorot Warga Madina

- Kontributor

Rabu, 28 Januari 2026 - 13:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Madina, Langkatoday.com – Perusahaan pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit, PT Palmaris Raya, yang beroperasi di Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, diduga melakukan pencemaran lingkungan dengan membuang limbah pabrik ke Daerah Aliran Sungai (DAS) setempat.

Dugaan tersebut mencuat setelah seorang warga Desa Air Apa, yang meminta identitasnya dirahasiakan, melaporkan perubahan kondisi air sungai yang mendadak menghitam. Warga menduga kuat pencemaran itu bersumber dari aktivitas pembuangan limbah Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Palmaris Raya.

Baca Juga:  Go International! FAI UMSU Gandeng Travel Ajwa Gelar Manasik Umrah dan Persiapan Konferensi INSIS 2026 ke Turki

“Air sungai sudah berubah warna menjadi hitam. Saya mengajak rekan-rekan wartawan turun langsung ke lokasi agar bisa melihat langsung sumber pencemarannya. Dugaan kuat saya, ini berasal dari limbah pabrik sawit,” ujar warga tersebut kepada wartawan, Senin (5/1).

Ia juga menilai terdapat indikasi unsur kesengajaan dalam dugaan pencemaran tersebut. Menurutnya, posisi titik akhir sistem perpipaan limbah pabrik berada tepat di tepi aliran sungai.

“Ini bukan sekadar kelalaian. Ujung pipa limbah berada persis di pinggir DAS. Kondisi ini patut diduga sebagai tindakan yang disengaja,” tegasnya.

Baca Juga:  Aktivis Desak Audit Anggaran Rp16,5 Miliar Lapas Rantauprapat, Soroti Overkapasitas hingga 347 Persen

Dugaan pencemaran lingkungan ini dinilai berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Pelanggaran pengelolaan limbah dapat dikenakan sanksi pidana maupun administratif, terlepas dari ada atau tidaknya protes dari masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada manajemen PT Palmaris Raya masih terus dilakukan. Namun pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pembuangan limbah tersebut, Selasa (27/1).

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru