Dosen IKH Medan Edukasi Warga Desa Celawan Cegah Gizi Kurang Balita Lewat Daun Kelor

- Kontributor

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Sergai, Langkatoday.com – Institut Kesehatan Helvetia (IKH) Medan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di Dusun IX, Desa Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (3/2).

Kegiatan ini mengangkat tema “Pencegahan Gizi Kurang Pada Balita Melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Berupa Daun Kelor”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu balita dan kader posyandu, terhadap pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini.

Pengabdian masyarakat tersebut dipimpin oleh Bd. Winda Agustina, S.Tr.Keb., MKM selaku ketua tim, bersama anggota Bd. Hasanah Pratiwi Harahap, S.Tr.Keb., MKM, Bd. Yuka Oktafirnanda, SST, MKM, serta didukung mahasiswa IKH Medan, Dewi Intan dan Helen Fransiska Pasaribu.

Baca Juga:  Viral! Mahasiswi di Langkat Laporkan Dosen atas Dugaan Pelecehan, Kampus Buka Suara?

Dalam kegiatan itu, tim memberikan penyuluhan kesehatan dan edukasi gizi sekaligus mendorong pemanfaatan pangan lokal yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar, seperti daun kelor, sebagai alternatif makanan bergizi bagi balita.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Bd. Winda Agustina, S.Tr.Keb., MKM, mengatakan bahwa permasalahan gizi kurang pada balita masih menjadi tantangan serius karena berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan anak di masa depan.

“Daun kelor memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi, seperti protein, vitamin A, vitamin C, zat besi, dan kalsium. Tanaman ini mudah didapat dan bisa diolah menjadi berbagai menu sehat untuk balita,” ujarnya kepada Langkatoday.com, Selasa (3/2).

Baca Juga:  Wakapolres Belawan Tewas Kecelakaan di Tol Belmera, Istri Luka Berat

Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal menjadi solusi sederhana namun efektif dalam mencegah gizi kurang apabila diterapkan secara konsisten oleh keluarga. Oleh karena itu, pihaknya berharap edukasi yang diberikan dapat dipraktikkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk praktik langsung, tim pengabdian juga mendemonstrasikan pembuatan puding daun kelor sebagai contoh olahan makanan bergizi yang mudah dibuat di rumah. Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari ibu balita dan kader posyandu setempat.

IKH Medan berharap kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat berkelanjutan dan berkontribusi dalam meningkatkan status kesehatan balita, sekaligus memperkuat peran keluarga dalam pemenuhan gizi anak sejak dini.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru