Dosen dan Mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia Edukasi Bahaya Gula Berlebih di SMA PAB Medan

- Pewarta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Medan, Langkatoday.com – Dosen dan mahasiswa Institut Kesehatan Helvetia melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan bertajuk “Edukasi Bijak Konsumsi Gula untuk Pencegahan Diabetes Melitus dan Obesitas pada Usia Produktif” di SMA PAB Medan, Sabtu (9/5).

Kegiatan ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dipimpin oleh dosen Institut Kesehatan Helvetia, Shaflina Izar, S.Pd., M.Si., dan Dr. Mayang Sari, S.T., M.Si., bersama mahasiswa.

Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya pola konsumsi gula yang sehat sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular sejak usia dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai fungsi gula bagi tubuh, batas konsumsi gula harian yang dianjurkan, serta dampak negatif konsumsi gula berlebihan yang dapat meningkatkan risiko diabetes melitus dan obesitas.

Baca Juga:  Ibu dan Balita Korban Banjir di Besitang Mendapat Edukasi Gizi

Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, dan sesi tanya jawab sehingga peserta dapat lebih mudah memahami informasi yang diberikan.

Selain itu, siswa juga diajak mengenali berbagai sumber gula yang sering dikonsumsi sehari-hari serta memahami cara membaca informasi nilai gizi pada kemasan makanan dan minuman.

Shaflina Izar menjelaskan bahwa perubahan pola konsumsi masyarakat, khususnya remaja, yang cenderung mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula perlu mendapat perhatian serius. Menurutnya, edukasi kesehatan menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran generasi muda dalam menerapkan pola hidup sehat.

“Remaja merupakan kelompok strategis yang perlu mendapatkan edukasi sejak dini agar mampu membentuk perilaku hidup sehat yang berkelanjutan dan terhindar dari risiko penyakit tidak menular di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Mayang Sari menambahkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.

Baca Juga:  YAICI dan Aisyiyah Gelar Edukasi Gizi dan Trauma Healing Pascabencana di Langkat

Dalam sesi edukasi, tim pengabdian juga memberikan sejumlah tips praktis yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, seperti membatasi konsumsi minuman manis, memilih camilan yang lebih sehat, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga keseimbangan antara pola makan dan aktivitas fisik.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini turut menjadi sarana pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, edukasi kesehatan, dan penguatan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

Pihak SMA PAB Medan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi Institut Kesehatan Helvetia yang telah menghadirkan edukasi kesehatan yang relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya mengontrol konsumsi gula serta menerapkan gaya hidup sehat sebagai investasi kesehatan jangka panjang.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul
Mahasiswi USU Asal Langsa Meninggal, Isu Perundungan Masih Dalam Penelusuran
Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan
Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti
Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta
Sambut HUT ke-81 RI, PT Socfindo Gelar Donor Darah, 80 Peserta Berpartisipasi
MBG Dapur Kodim Disorot, 265 Pelajar di Karo Diduga Keracunan
Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:56 WIB

Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul

Senin, 28 September 2026 - 13:18 WIB

Mahasiswi USU Asal Langsa Meninggal, Isu Perundungan Masih Dalam Penelusuran

Jumat, 25 September 2026 - 08:58 WIB

Riset: Pria Dianjurkan Rutin Bertemu Teman untuk Menjaga Kesehatan

Jumat, 11 September 2026 - 16:27 WIB

Kebanyakan Nonton Short Video Bisa Ubah Aktivitas Otak? Ini Temuan Peneliti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta

Terbaru