Dosen dan Mahasiswa IKH Medan Perkenalkan Peluang Usaha dari Tanaman Rumah di Desa Padang Brahrang

- Pewarta

Senin, 5 Mei 2025 - 07:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday) – Berbagai macam tanaman tumbuh subur di perkarangan rumah atau sekitar lingkungan tempat tinggal kita, tanaman ini dapat diolah menjadi produk yang inovatif sebagai peluang usaha. Sumber daya alam yang tumbuh diperkarang rumah seperti tanaman pegagan, pisang kepok, jambu biji, kejibeling, sirsak, sirih dan lainnya memiliki potensi untuk diolah menjadi produk kesehatan dan menjadi peluang usaha. Produk kesehatan dapat berupa minuman fungsional dalam bentuk teh celup.

Pengolahan tanaman obat secara sederhana dapat dilakukan dengan melakukan perajangan, pengeringan dan penyerbukan. Serbuk yang diperoleh dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan sediaan minuman fungsional yang dikemas dalam kantongan sehingga penggunaanya lebih praktis dan efisien. 

Minuman fungsional adalah minuman yang diolah dari bagian-bagian tanaman obat atau tanaman herbal yang memiliki manfaat sebagai obat atau pencegahan terhadap penyakit, senyawa tanaman obat mudah larut dalam air, tidak memberikan efek samping maupun efek toksik sehingga baik bagi tubuh.

Baca Juga:  Lakukan Pengabdian Masyarakat, Dosen IKH Medan Perkenalkan Manfaat Tanaman Jarum Tujuh Bilah di Langkat

Pisang (Musa paradisiaca L.) merupakan hortikultura asli Indonesia dan merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki banyak khasiat. Bunga pisang merupakan ujung bunga pisang yang tersisa ketika bagian lainnya tumbuh menjadi buah pisang memiliki antioksian yang baik. Bunga pisang kepok mengandung senyawa, flavonoid, tanin, kumarin dan gugus fenolik lainnya. Bunga pisang mengandung senyawa antioksidan alami sebagai penangkal radikal bebas, dimana kandungan bunga pisang kepok mampu memperbaiki sel-sel yang rusak. Jantung pisang mengandung mineral terutama fosfor, kalsium dan besi serta vitamin A, B1, C, dan serat pangan.

Telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat di desa Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat yang merupakan salah satu bentuk Tridarma Perguruan Tinggi, Senin (5/5).

Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tim pelaksana dosen apt. Siti Fatimah Hanum, S.Si., M.Kes, apt. Mandike Ginting, S.Si., M.Si dan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia Medan (IKH Medan).

Baca Juga:  Dosen IKH Medan Laksanakan Sosialisasi Penggunaan Antibiotik Serta Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Probiotik di Desa Medan Krio

Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan tim pengabdian masyakat di Desa Padang Brahrang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat banyaknya tumbuhan herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha diolah menjadi produk yang inovatif untuk kesehatan.

Kegiatan pengabdian dengan memberikan pengetahuan, pelatihan dan keteramplan kepada masyarakat terhadap manfaat kelopak jantung pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) sebagai bahan baku dalam pembuatan minuman teh celup fungsional kesehatan sebagai peluang usaha.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari ibu ketua PKK Desa Padang Brahrang, dengan menambahnya pengetahuan masyarakat dan anggota PKK dalam pengolahan sumber daya alam yang tumbuh disekitar lingkungan Desa Padang Brahrang menjadi pendapatan ekonomi keluarga. (rel)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul
Hari Pramuka ke-65, Tiorita Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Produktif
Mahasiswi USU Asal Langsa Meninggal, Isu Perundungan Masih Dalam Penelusuran
IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Mahasiswa UDA Gelar Demo, Soroti Status Akreditasi hingga Dugaan Pungutan Rp2 Juta
Wajah Baru SMAN 21 Medan: Di Bawah Komando Teti Dian Sari, dari Benahi Sanitasi Hingga Buka Kelas Unggulan
Kemdiktisaintek Pulihkan Status STKIP Al Maksum Langkat Usai Evaluasi dan Perbaikan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:56 WIB

Prodi Pendidikan IPS STKIP Al Maksum Raih Akreditasi Unggul

Senin, 28 September 2026 - 16:37 WIB

Hari Pramuka ke-65, Tiorita Ajak Generasi Muda Bangun Budaya Produktif

Senin, 28 September 2026 - 13:18 WIB

Mahasiswi USU Asal Langsa Meninggal, Isu Perundungan Masih Dalam Penelusuran

Senin, 28 September 2026 - 03:14 WIB

IKA Unpad Dorong Beasiswa, Koperasi Masjid hingga Penguatan Infrastruktur Kampus

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Terbaru