Desak KPK Periksa Bobby Nasution! FABEM Sumut: “Jangan Tutup Mata, Sudah Banyak Buktinya!”

- Pewarta

Jumat, 25 Juli 2025 - 22:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi
Kolase foto antara Ketua KPK RI, Setyo Budiyanto (kiri) dan Gubernur Bobby Nasution. Istimewa/Hastara.id 

MEDAN (Langkatoday) – Ketua DPW Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Sumatera Utara, Rinno Hadinata, secara tegas mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera memeriksa Gubernur Sumut, Bobby Nasution, atas dugaan keterlibatan dalam kasus korupsi yang menyeret mantan Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Ginting.

Desakan tersebut disampaikan Rinno dalam sebuah diskusi publik yang digelar di Medan, Jumat (25/7). Ia menilai lembaga antirasuah sudah memiliki cukup indikasi awal untuk menelusuri peran menantu Presiden RI ke-7 itu dalam berbagai proyek infrastruktur besar di Sumut.

“Kita mendukung pimpinan KPK untuk memeriksa dan menahan Bobby Nasution demi menjaga integritas lembaga antirasuah,” tegas Rinno.

Menurutnya, sederet proyek mencurigakan seperti revitalisasi Lapangan Merdeka Medan, pembangunan Stadion Teladan, Islamic Medan Center di Labuhan Deli, stadion mini Kebun Bunga, hingga proyek-proyek fisik lainnya dapat menjadi pintu masuk bagi KPK untuk membongkar jaringan korupsi yang diduga melibatkan nama-nama besar.

Pergeseran APBD Jadi Sinyal Bahaya

Rinno juga menyoroti fakta bahwa APBD Sumut mengalami pergeseran sebanyak enam kali hanya dalam tujuh bulan terakhir. Dinamika tersebut, menurutnya, bisa menjadi sinyal kuat adanya penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan anggaran.

Baca Juga:  India Dicap “Pengkhianat” Usai AS Tenggelamkan Kapal Fregat Iran di Lepas Pantai Sri Lanka

“Sudah banyak temuan yang bisa menjerat Bobby Nasution dan para kroninya. Mustahil Bobby tidak tahu apa yang dilakukan Topan Ginting sejak menjabat di Medan hingga Sumut,” ujarnya menambahkan.

Pemeriksaan Gubernur, Perlu Nyali Pimpinan KPK

Secara hukum, penetapan tersangka terhadap kepala daerah membutuhkan persetujuan minimal tiga dari lima pimpinan KPK. Rinno berharap para pimpinan memiliki nyali dan komitmen integritas untuk mengambil langkah hukum tanpa tebang pilih.

“Ini soal keberanian. Kalau tiga dari lima pimpinan KPK sepakat, Bobby bisa langsung diperiksa. Jangan sampai KPK kehilangan kepercayaan publik karena ketidakberanian menindak elite,” tegas Rinno.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lho! 2 Kali Mangkir dari Panggilan KPK, Nusron Muncul di Sidang Kabinet
Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran
Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan
Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat
PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode
Gibranisti Sebut Desakan Pemakzulan Gibran sebagai Kejahatan Politik
Hermawan Merasa Dikhianati, Muscab PPP Medan Disorot: Calon Tunggal Tersingkir, Nama Baru Muncul
Rocky Gerung Tantang Pengkritiknya soal Wantimpres: Tunggu 10 Tahun, Kalian Bakal Minta Maaf!

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Lho! 2 Kali Mangkir dari Panggilan KPK, Nusron Muncul di Sidang Kabinet

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Gerindra Jurukunci Penyelesaian Polemik Ijazah Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Bukan karena Pencitraan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:14 WIB

Loyalis Jokowi Sentil Isu Pemakzulan Gibran: Pejabat Seharusnya Fokus pada Persoalan Rakyat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:18 WIB

PSI Prediksi Gibran Jadi Presiden Usai Dampingi Prabowo Dua Periode

Terbaru

Langkat Terkini

Tiorita Ajak Masyarakat Langkat Bersatu Lawan Narkoba

Jumat, 23 Okt 2026 - 17:21 WIB