BPBD Sulit Dihubungi, Akun Diskominfo Langkat Batasi Komentar: Publik Makin Gelisah

- Kontributor

Sabtu, 29 November 2025 - 07:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT, LANGKATODAY – Di tengah situasi darurat banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Langkat, akses publik terhadap informasi resmi justru tersendat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat, yang seharusnya menjadi garda terdepan komunikasi kebencanaan, disebut sulit dihubungi awak media. Jum’at (28/11) malam.

Upaya masyarakat untuk mencari kepastian bantuan dan proses evakuasi menguap tanpa jawaban.

Masalah tak berhenti di situ. Di media sosial, kanal informasi resmi milik Pemerintah Kabupaten Langkat justru menampilkan tanda-tanda lain: ruang komentar yang terbatas.

Akun Instagram Diskominfo Langkat terlihat mengunci kolom komentar pada unggahan terkait penanganan banjir, sebuah langkah yang menimbulkan lebih banyak tanya daripada penjelasan.

Baca Juga:  4 Hari Tanjung Pura Tenggelam, Bantuan Tak Menyentuh Warga: Penjarahan Jadi Sinyal Peringatan

Pertanyaan itu pertama kali muncul dari anggota DPR RI, Delia Pratiwi Br Sitepu. Dalam sebuah grup WhatsApp, Delia mempertanyakan keanehan tersebut.

“Mohon maaf ni ya, agak ngeganjel rasa’a. Ini memang di Instagram Diskominfo nggak ada yang berkomentar ya? Nggak ada masyarakat yang komentar soal bantuan?” tulisnya.

Untuk memastikan, tim Langkatoday mencoba menuliskan komentar pada salah satu unggahan Diskominfo. Hasilnya? Komentar langsung tertolak. Pesan peringatan muncul: komentar dibatasi.

Temuan ini memicu tanda tanya besar. Di tengah bencana, ketika komunikasi menjadi kunci, mengapa kanal resmi pemerintah justru membatasi ruang publik? Apakah pemerintah daerah keberatan dengan kritik warga? Atau ada alasan lain yang belum dijelaskan?

Baca Juga:  Jumlah PHK Tembus 63 Ribu: Pengangguran Meningkat, Daya Beli Masyarakat Melambat

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kominfo Langkat Wahyudiharto masih bungkam.

Pesan dan pertanyaan dari Langkatoday belum mendapat balasan. Sementara di lapangan, masyarakat terus mencari informasi yang tak kunjung jelas datang dari pemerintah.

Di tengah air yang belum surut, publik kini berhadapan bukan hanya dengan banjir, tetapi juga banjir pertanyaan tentang transparansi dan kesiapan pemerintah menghadapi bencana.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru