Beras Diduga Oplosan Viral di Langkat, Disperindag Dituding Kecolongan – Pemilik Kilang Dipanggil Polisi

- Pewarta

Sabtu, 26 Juli 2025 - 15:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

STABAT (Langkatoday) – Sebuah video berisi dugaan beras oplosan dari salah satu kilang padi di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, viral di media sosial dan menggegerkan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beras bermerek Shincan kemasan 5 kg itu tampak dalam kondisi tidak layak konsumsi dan memunculkan pertanyaan besar soal kualitas pengawasan pangan di tingkat daerah.

Dalam video berdurasi 17 detik tersebut, terlihat butiran beras dengan warna keruh dan tekstur yang tidak normal. Seorang pria dalam video dengan nada kesal berkata, “Beras apa yang diambil orang ini?”

Disperindag Mengaku Sudah Sidak

Menanggapi viralnya video tersebut, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Langkat menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi, termasuk Kilang Padi Subur yang disebut-sebut dalam video, sebelum kabar ini ramai di media sosial.

Baca Juga:  Korban Banjir di Langkat Bertambah Jadi 13 Orang, Status Tanggap Darurat Diperpanjang

“Kami bersama bagian perekonomian dan dinas pertanian sudah melakukan sidak sebelum video itu viral,” kata Kabid Pengembangan Perdagangan Disperindag Langkat, Erwin Ikuten Ginting, Sabtu (26/7).

Namun, ia mengakui bahwa informasi mengenai video beras tidak layak tersebut baru diketahui pada Rabu, 23 Juli 2025, melalui Instagram Langkatoday.

“Saat sidak, kami tidak menemukan beras dengan kualitas yang tidak layak konsumsi,” lanjutnya.

Terkait kebenaran apakah beras dari kilang berinisial S itu adalah beras oplosan, Erwin tidak memberikan jawaban pasti.

“Kami masih menunggu informasi dari Polres Langkat,” ujarnya.

Polisi Panggil Pemilik Kilang

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Sat Reskrim Polres Langkat telah menindaklanjuti video viral tersebut. Kasat Reskrim AKP Pandu Batubara menyatakan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan kepada pemilik kilang yang dimaksud.

“Iya, sudah kami panggil untuk hadir pada Senin, 28 Juli 2025. Ini baru pemanggilan pertama,” kata AKP Pandu kepada wartawan.

Baca Juga:  Dua Bus Tabrakan di Jalinsum Medan–Aceh, Sopir Terjepit dan Penumpang Luka Parah

Warga Resah dan Pertanyakan Pengawasan

Peristiwa ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya warga Kecamatan Secanggang. Mereka mempertanyakan efektivitas pengawasan pemerintah terhadap kualitas beras yang beredar di pasaran.

“Kami beli beras untuk makan anak-anak. Kalau ternyata beras itu oplosan atau sudah rusak, ini sangat membahayakan. Mana tanggung jawab pemerintah?” keluh Nur, warga Desa Secanggang.

Menanti Hasil Pemeriksaan

Kasus ini menjadi perhatian publik seiring kian maraknya dugaan penurunan kualitas bahan pangan di tengah naiknya harga-harga kebutuhan pokok. Saat ini, masyarakat masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian dan langkah tegas dari pemerintah daerah.

Pihak Disperindag menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengawal kasus ini hingga tuntas. (rel/anil)

View this post on Instagram

A post shared by Langkatoday.com (@langkatodaycom)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu
Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci
Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober
Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Terbaru