Anggaran IKN Diblokir, Bahlil Tegaskan 2028 Tetap Pindah ke IKN

- Kontributor

Sabtu, 8 Februari 2025 - 15:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

JAKARTA (Langkatoday)Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia tak mau ambil pusing soal anggaran Kementerian Pekerjaan Umum untuk IKN dipangkas karena terkena Inpres efisiensi anggaran.

Pasalnya, pemerintah telah akan melakukan pemindahan ibu kota ke IKN pada tahun 2028, sesuai dengan target Presiden Prabowo Subianto.

“Menyangkut dengan IKN ya. IKN ini setahu kami sampai sekarang, tetap target Presiden, 2028 kita akan pindah ke Ibu Kota baru di IKN, sudah pindah. Sudah tentu tahapan proses penyelesaiannya berjalan,” ujar Bahlil kepada wartawan, di DPP Partai Golkar, Sabtu (8/2).

Meskipun begitu, dia belum mengetahui secara rinci penyelesaian pembangunan IKN, karena hal itu masuk dalam ranah Kementerian PU.

Baca Juga:  Budi Arie Eks Menkominfo Disorot Usai 11 Pegawai Ditangkap Sekongkol dengan Bos Judol

“Strategi penyelesaiannya seperti apa, itu di Kementerian PU. Jadi, kami enggak bisa juga terlalu mendalami, jangan merasa seperti karena ketum partai semua yang ngerti, enggak juga,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (Menteri PU) Dody Hanggodo mengatakan belum ada realisasi anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tahun 2025.

Hal tersebut karena berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 1 Tahun 202, Kementerian PU mengalami pemangkasan sebesar Rp81 triliun yang hanya menyisakan Rp29 triliun. Dody mengatakan, seluruh anggaran Kementerian PU masih diblokir.

“Realisasi anggaran IKN kayaknya belum ada semua, kan tadi saya bilang, anggarannya kita di-blokir semua, kok tanya progres gimana sih, anggaran yang enggak ada,” ujar Dody kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/2).

Baca Juga:  DPD MAPANCAS Minta Pj Bupati Langkat Evaluasi Kinerja Sekdis Pendidikan

Dody berkelakar bahwa progres anggaran di Kementerian Pekerjaan Umum digunakan untuk membeli makan siang.

“Progresnya, buat beli makan siangnya Pak Menteri, itu progresnya,” katanya.

Dia menegaskan, Kementerian Pekerjaan Umum masih fokus dalam program yang lebih mendesak dalam waktu dekat.

“Ya nanti itu tunggu, satu-satu dulu. Anggarannya dibuka, kita diskusi lagi nih, yang paling depan mata ini apa? Lebaran, kita sukseskan Lebaran dulu, setelah itu baru apa,” ucapnya. (rel/inilah)

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
PC HIMMAH Langkat Audiensi dengan Dinas Koperasi, Dukung Program Sertifikasi Halal Bagi UMKM

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Kamis, 3 September 2026 - 10:56 WIB

Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa

Berita Terbaru