Ferry Irwandi Temukan 2.000 Pengungsi Tidur di Atas Rel Kereta: “Jangankan Makan, Tempat Tidur Pun Tak Ada”

- Pewarta

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

BERITA LANGKAT – Di pelosok Kabupaten Langkat khususnya Tanjung Pura, Kamis (4/12), Ferry Irwandi bersama tim relawan menemukan salah satu titik pengungsian paling memprihatinkan sejak banjir besar melanda wilayah tersebut. Sedikitnya ada 2.000 jiwa bertahan hidup di sebuah lokasi darurat yang didirikan di atas rel kereta api, tanpa tenda memadai, tanpa penerangan, tanpa ruang tidur layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemandangan yang tersaji adalah potret ketelanjangan tanggap darurat: balita menangis kedinginan, bayi tanpa alas tidur, ibu-ibu mempertahankan api kecil sebagai penerangan, hewan peliharaan berkeliaran di antara genangan air, sementara hujan terus turun dan tidak ada cukup tenda untuk menampung seluruh keluarga.

Baca Juga:  Digerebek di Hotel, Pasangan Selingkuh di Stabat Kedapatan Simpan Narkoba

“Jangankan makanan, untuk sekadar tidur saja mereka kesulitan. Tenda sangat minim. Ketika hujan, tenda yang ada tidak memadai untuk menampung seluruh keluarga,” kata Ferry di lansir dari laman Instagramnya, Kamis (4/12).

Melihat kondisi itu, tim langsung menurunkan bantuan darurat berupa paket makanan, selimut, pampers, susu bayi, botol susu, alas tidur, dan kebutuhan mendesak lainnya. Namun kebutuhan terbesar tetap sama: tenda tambahan.

“Kami putuskan segera membelikan tenda tambahan agar malam ini mereka tidak lagi harus tidur berhimpitan dan ketakutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Tsunami Mengancam! Gempa Dahsyat 8,7 SR Guncang Kamchatka, BMKG Sebut Gelombang Bisa Capai Indonesia Sore Ini!

Ferry juga menegaskan, kondisi di lokasi ini hanya salah satu dari banyak titik kritis yang tersebar di Langkat. 

Ia mendesak pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat untuk mempercepat penanganan, terutama pada bendungan-bendungan yang jebol, agar warga dapat kembali ke rumah.

Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada @kitabisacom dan seluruh relawan yang terus bergerak tanpa menunggu komando.

Setelah memastikan penyaluran bantuan, Ferry dan tim melanjutkan perjalanan menuju daerah-daerah terpencil lain yang masih terisolasi akibat banjir.

Baca Postingan Sebelumnya: Tak Punya Empati! Banjir Belum Surut, Mayoritas Anggota DPRD Langkat Pergi Kunjungan Kerja

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu
Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci
Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober
Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB