Wamenhaj Tegas: Badal Haji Rp10 Juta Diduga Modus Penipuan Jamaah

- Kontributor

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com – Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap adanya dugaan praktik penipuan yang melibatkan oknum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIHU) asal Jawa Barat terkait layanan badal haji dan pengelolaan dam jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Dahnil menyebut, kasus tersebut terungkap melalui hasil kerja Tim Pelindungan Jemaah PPIH bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), dengan nilai transaksi yang diduga mencapai sekitar Rp1,4 miliar.

“Badal haji itu jelas penipuan. Untuk haji dakhili saja per orang sekitar Rp40 jutaan, jadi tidak mungkin badal haji Rp10 juta per orang. Pasti ini penipuan,” tegas Dahnil saat melepas kepulangan jamaah haji Kloter KNO 7 di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Senin (8/6).

Ia menjelaskan, praktik tersebut diduga melibatkan oknum KBIHU yang bekerja sama dengan pihak mukimin. Dari hasil pemeriksaan awal, sejumlah pihak telah dimintai keterangan untuk pendalaman kasus.

Baca Juga:  Wamenkeu Anggito Abimanyu Wacanakan Pajak Judi Online, MUI Langsung Bereaksi Keras

“Sudah banyak jamaah kita yang menjadi korban. Oknumnya KBIHU yang bekerja sama dengan mukimin. Tadi malam sudah kita interogasi,” ujarnya.

Selain badal haji, Wamenhaj juga menyoroti dugaan penyimpangan dalam pembayaran dam yang merupakan kewajiban jamaah. Menurutnya, jamaah seharusnya membayar melalui saluran resmi Adahi, namun dalam kasus ini terdapat selisih pengelolaan dana.

“Dam itu wajib. Jamaah ditarifkan 720 riyal, tetapi tidak disetorkan ke Adahi. Mereka membeli melalui mukimin sekitar 400-an riyal, lalu sisanya diambil,” jelasnya.

Dahnil menyebut praktik tersebut merugikan jamaah dan terungkap setelah adanya laporan serta tidak diterbitkannya tanda terima resmi dari otoritas Adahi.

“Kami akan tertibkan secara administrasi, cabut izin, dan proses pidana. Karena lokusnya di Saudi, kami akan koordinasi dengan aparat penegak hukum di Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga:  Ngeri!! Begini Kronologi 60 Pabrik Tekstil RI Kolaps-PHK 250 Ribu Orang

Ia menambahkan, pemerintah akan segera mengumumkan secara resmi daftar KBIHU yang diduga terlibat melalui tim juru bicara bersama Ditjen Pengendalian, Inspektorat Jenderal, serta Bina Haji dan Umrah.

Dahnil juga menilai praktik tersebut mencerminkan adanya masalah serius dalam ekosistem layanan haji yang harus segera dibenahi. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menertibkan seluruh praktik yang merugikan jamaah.

“Kami ingin memastikan jamaah tidak dijadikan komoditas. KBIHU yang jujur akan kami dukung, tetapi yang menyalahgunakan akan ditindak,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, juga terus memperkuat pengawasan dan perlindungan terhadap jamaah haji Indonesia agar seluruh proses ibadah berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari praktik penipuan.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027
Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya
Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita
Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026
Jelang Aksi 27 Agustus, Rekening Aktivis Rp80,9 Juta Ditunda, Pengamat Pertanyakan Dasar Hukumnya
Logo di Gedung Bank Mandiri Dicopot Pasca Viral Blokir Rekening Aktivis, Takut Didemo?

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Selasa, 1 September 2026 - 15:55 WIB

Bukan Cuma Soal PWI, Dewan Pers Mulai Bongkar Tata Kelola HPN 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Hercules Turun ke Jalan Usai Demo DPR, Kuasa Hukum Ungkap Alasannya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Yakin Indonesia Bangkit: Beberapa Tahun Lagi Tidak Akan Ada yang Bisa Bendung Kita

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Tiorita Promosikan Produk Unggulan Langkat di APKASI Otonomi Expo 2026

Berita Terbaru