58 Orang Mengaku Jadi Korban, Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Mahasiswa USU Diselidiki Satgas PPKS

- Kontributor

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Ilustrasi

Ilustrasi

Medan, Langkatoday.com – Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Utara (USU) berinisial CHS menjadi perhatian publik. Hingga Jumat (10/7), sebanyak 58 orang disebut telah melapor sebagai korban.

Informasi tersebut mencuat setelah akun Instagram @chardtogi_ dan @manusiagoblokusu mengunggah tangkapan layar percakapan yang diduga berkaitan dengan tindakan pelecehan seksual pada Rabu (8/7).

Unggahan itu kemudian ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya di kalangan mahasiswa USU.

Sehari setelah unggahan tersebut viral, CHS mengunggah video permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Namun, permintaan maaf itu justru memicu desakan agar kasus diproses secara resmi melalui mekanisme yang berlaku.

Pemilik akun @chardtogi_, berinisial R, menyebut hingga kini terdapat 58 orang yang menghubunginya dan mengaku menjadi korban. Menurutnya, laporan tersebut disertai bukti berupa percakapan yang diduga melibatkan terlapor.

Untuk mempermudah koordinasi, para pelapor kemudian dihimpun dalam sebuah grup WhatsApp. Selanjutnya, laporan diteruskan kepada Kementerian Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa (Advokesma) BEM USU, Kementerian Pemberdayaan Perempuan BEM USU, serta Himpunan Mahasiswa Akuntansi USU.

Baca Juga:  Dekan dan Wakil Dekan di USU Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya

Berdasarkan pengakuan sejumlah pelapor, modus yang diduga dilakukan terlapor antara lain mengajak korban bertemu di hotel, meminta melakukan video call sex (VCS), meminta korban mengirim foto bagian tubuh intim, serta dugaan bentuk kekerasan seksual lainnya.

R juga menyebut para pelapor tidak hanya berasal dari lingkungan USU, tetapi juga dari perguruan tinggi lain. Selain itu, korban yang melapor disebut terdiri dari perempuan maupun laki-laki.

USU Bentuk Penanganan Melalui Satgas PPKS

Menanggapi kasus tersebut, Manajer Humas dan Promosi USU, Dr. Irsan Mulyadi, mengatakan pihak fakultas bergerak cepat setelah informasi beredar di media sosial.

Pada Kamis (9/7), sejumlah pelapor datang ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis USU didampingi perwakilan BEM USU, BEM FEB USU, serta Himpunan Mahasiswa Akuntansi untuk menyampaikan pengaduan secara langsung.

Baca Juga:  Pemprov Sumut Setop Galian C di Karo karena Jual Hasil Tambang Tanpa Izin

Menurut Irsan, pihak fakultas telah menerima laporan, mendengarkan keterangan para pelapor, serta menghimpun informasi awal sebagai dasar penanganan lebih lanjut.

USU juga telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) USU agar proses penanganan dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara serius, profesional, serta tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor,” ujar Irsan.

Pihak universitas menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

USU juga mengimbau seluruh sivitas akademika untuk tidak berspekulasi serta memberikan ruang kepada proses penanganan yang sedang berjalan.

Kasus ini masih dalam tahap penanganan internal kampus. Hingga kini belum terdapat putusan ataupun penetapan bersalah terhadap pihak yang dilaporkan.

Publik pun menantikan hasil pemeriksaan Satgas PPKS USU serta langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru