11 Hari Mengungsi, Korban Banjir Tanjungpura Mulai Alami Gangguan Kesehatan

- Kontributor

Rabu, 10 Desember 2025 - 06:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Foto: Metro TV

Foto: Metro TV

Stabat, Langkatoday.com – Paras pengungsian banjir di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kian memprihatinkan.

Setelah 11 hari bertahan di posko darurat, ratusan warga mulai mengalami berbagai gangguan kesehatan akibat kondisi tempat pengungsian yang minim fasilitas.

Anak-anak, orang dewasa hingga lansia mengeluhkan demam, batuk dan pilek, perut kembung, serta gatal-gatal pada kulit. Keluhan tersebut diduga dipicu oleh lingkungan pengungsian yang terbuka dan tidak layak huni.

“Banyak warga sudah mulai sakit. Posko tidak punya dinding, jadi kalau malam kami tidur kedinginan,” ujar Aminah, salah satu pengungsi, dikutip dari MetroTV, Selasa (9/12).

Posko Tanpa Dinding, Warga Kedinginan Setiap Malam

Posko pengungsian yang ditempati warga diketahui tidak memiliki dinding maupun pintu, sehingga tidak mampu melindungi pengungsi dari angin dan hujan. Setiap malam, terutama saat hujan turun, suhu udara menjadi dingin dan membuat kondisi fisik warga semakin melemah.

Baca Juga:  Plt Bupati Langkat Hadiri Rakor Dana TKD, Tegaskan Komitmen Percepat Pemulihan Pascabencana

Situasi ini membuat rasa cemas semakin meningkat di kalangan pengungsi, terlebih setelah lebih dari sepekan tidak bisa kembali ke rumah masing-masing.

Sekolah Jadi Tempat Pengungsian

Hingga kini, sejumlah fasilitas pendidikan di Kelurahan Tanjungpura masih difungsikan sebagai lokasi pengungsian darurat. Di antaranya gedung MAN 2, MAN 1, dan SMK Negeri Tanjungpura yang menjadi tempat berlindung ratusan warga terdampak banjir.

Gedung bertingkat tersebut kini dipenuhi alas tidur darurat dan barang-barang seadanya milik para pengungsi.

Warga Desak Penanganan Banjir, Bukan Sekadar Sembako

Warga menilai bantuan sembako saja tidak lagi cukup. Mereka mendesak pemerintah agar fokus pada upaya percepatan surutnya air di permukiman.

Baca Juga:  YAICI dan Aisyiyah Gelar Edukasi Gizi dan Trauma Healing Pascabencana di Langkat

Hendra, salah seorang pengungsi, menyebut genangan tidak kunjung surut meski permukaan sungai sudah menurun.

“Air di rumah tidak turun. Mungkin karena benteng penahan air rusak, dan belum ada penyedotan air maksimal,” katanya.

Desakan untuk Pemkab Langkat

Masyarakat kini berharap Pemerintah Kabupaten Langkat segera mengambil langkah konkret, mulai dari perbaikan tanggul darurat, penyedotan air skala besar, hingga peningkatan layanan kesehatan di lokasi pengungsian.

Warga meminta pemerintah tidak berlama-lama dalam penanganan, agar mereka bisa kembali ke rumah dalam kondisi aman, layak, dan sehat.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain
Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan
Warga Langkat Keluhkan Perpanjangan SIM A Umum, B1 dan B2 Harus ke Tanjung Morawa
Wamen Komdigi: Film Bisa Jadi Medium Literasi Bahaya Pinjol Ilegal
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:59 WIB

Jalan Alternatif Langkat-Karo Longsor Lagi, Bus Pariwisata Diminta Cari Jalur Lain

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 11:57 WIB

103 Siswa Diktukba Polri Ikuti Outbound di Langkat, Diperkenalkan Sejarah Bukit Kerangan

Berita Terbaru