Tokoh Pemuda Kecamatan Binjai Desak Penegakan Hukum atas Pembakaran Tebu PTPN II Kwala Madu yang Picu Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol

- Pewarta

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

BERITA LANGKAT – Tokoh pemuda Kecamatan Binjai, Dikky Wahyudi, secara tegas menyoroti dan mengecam aktivitas pembakaran lahan tebu yang diduga dilakukan oleh PTPN II Kwala Madu, yang mengakibatkan kabut asap tebal hingga menutupi ruas jalan tol dan memicu terjadinya kecelakaan beruntun, Kamis (5/3)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dikky Wahyudi, peristiwa tersebut merupakan kejadian serius yang tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga telah mengancam keselamatan pengguna jalan dan masyarakat luas. Ia menilai aktivitas pembakaran lahan yang menimbulkan asap hingga mengganggu jarak pandang di jalan tol merupakan bentuk kelalaian yang tidak dapat ditoleransi.

“Peristiwa ini harus menjadi perhatian serius. Aktivitas pembakaran tebu yang menghasilkan asap pekat hingga menutupi jalan tol dan menyebabkan kecelakaan beruntun menunjukkan adanya dugaan kelalaian dalam pengelolaan lahan serta pengendalian dampak lingkungan,” tegas Dikky Wahyudi.

Baca Juga:  Bus Sinabung Tabrak Motor di Depan Mikie Holiday, 1 Meninggal

Ia juga menegaskan bahwa perusahaan perkebunan berskala besar seperti PTPN II Kwala Madu seharusnya memiliki standar operasional yang ketat dalam setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan membahayakan masyarakat.

Oleh karena itu, Dikky Wahyudi secara tegas menuntut aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret dengan melakukan pemeriksaan dan penyelidikan terhadap aktivitas pembakaran tersebut.

“Kami menuntut aparat penegak hukum untuk segera memanggil dan memeriksa pihak manajemen PTPN II Kwala Madu, sekaligus melakukan sidak terhadap seluruh dokumen perizinan lingkungan, termasuk AMDAL, prosedur operasional pembakaran lahan, serta sistem pengendalian dampak lingkungan yang dimiliki perusahaan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kopka Basar Ternyata Promosikan Judi Sabung Ayam di Media Sosial

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap regulasi lingkungan hidup maupun kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi masyarakat, maka perusahaan harus bertanggung jawab secara hukum.

“Tidak boleh ada pembiaran terhadap aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan publik. Jika terbukti terdapat pelanggaran atau kelalaian, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.

Dikky Wahyudi juga menyatakan bahwa pihaknya bersama elemen masyarakat akan terus mengawal persoalan ini hingga adanya langkah nyata dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini demi memastikan bahwa keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan tidak dikorbankan oleh kelalaian pihak perusahaan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung
Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik
AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah
Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer
Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu
Konten Kreator Langkat ini Minta Plt Bupati Sidak Desa Sekoci
Alat Pengaspalan Rusak, Jalan Gebang-Hinai Belum Diaspal hingga 2 Oktober
Puting Beliung Tewaskan Warga di Sawit Seberang, Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Langkat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Tragis! Pastor Tewas Tertimpa Salib Besar Saat Pimpin Misa yang Disiarkan Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Gagal Menanjak di Jembatan Wampu Stabat, Kontainer Bermuatan 20 Ton Besi Terbalik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:39 WIB

AQI Stabat Melonjak ke 204, Kabut Selimuti Alun-Alun Tengku Amir Hamzah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Sebaran Asap Terdeteksi di Wilayah Sumut, Jarak Pandang Turun hingga 1 Kilometer

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Banjir Rendam Besitang, Ratusan KK Terdampak dan Jalinsum Medan–Aceh Terganggu

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB