Tentang Kebebasan

- Pewarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

SMA De Britto Jogja izinkan Siswa Gondrong hingga pakai sandal, soal prestasi tetap moncer

SMA De Britto Jogja izinkan Siswa Gondrong hingga pakai sandal, soal prestasi tetap moncer

Surabaya, Langkatoday.com – “SMA De Britto Jogja izinkan Siswa Gondrong hingga pakai sandal, soal prestasi tetap moncer”

Keseimbangan Alam Semesta tentu memiliki batas, jika tidak, maka keseimbangannya jauh dari apa yang kita rasakan saat ini. Dalamnya laut, tentu ada batasnya, tingginya suatu pohon juga ada batasnya, guna memberi kemudahan kepada manusia untuk mengambil manfaat darinya, lain lagi dengan gunung yang berfungsi sebagai pasak bumi, juga memiliki batas ketinggiannya agar di masa modern saat ini, mudah bagi pesawat membuat jalur penerbangannya, ikan-ikan dilautan juga memiliki batas panjang dan lebarnya. 

Dewasa ini segala jenis kendaraan juga dibatasi dengan kecepatan maksimumnya, guna menjaga keselamatan antar pengendara di jalan raya, dan diantara jarak bumi dengan matahari juga memiliki batas agar segala makhluk hidup termasuk manusia pertama Nabi Adam As, Hawa As dan keturunannya dapat membuat perkampungan yang layak diatas muka bumi. 

Bebas bukan berarti melanggar batas. Jika hidup tidak memiliki batas, lantas bagaimana lagi cara membedakan yang berakal dengan yang tidak ? 

Kebebasan,.. menumbuhkan rasa percaya diri, kenyamanan, dan mampu menjelaskan alasan-alasan atas pilihan yang dipilih. 

Ketaatan atas suatu disiplin tanpa diimbangi kritisisasi dari sebuah kebijakan, lambat laun pada suatu waktu keinginan untuk hidup bebas tanpa batas, akan menjadi bom waktu. 

Baca Juga:  Palu Hakim Penuh Distorsi: Nada Aneh dan Lirik Fulgar

Anak dibawah umur, kurang mengerti ketika dihadapkan peraturan dengan alasan buta. Mereka butuh yang namanya penjabaran alasan demi alasan, karena dengan itu dapat membantu menumbuhkan proses berfikir yang adaptif. 

Pakaian bukanlah substansi dari cerminan diri, melainkan hanya sebatas menutup aurat saja. Islam hanya menyuruh untuk berpakain rapi dan bersih. Bagus dan tidak bagus itu subjektif. 

Karena, menilai seseorang berdasarkan penampilan yang tampak bagus, seringkali menipu.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

33 Ribu Orang Menganggur di Langkat, Lulusan SMA Terbesar
Tiga Bulan Tiorita: Dari Jalan Rusak hingga Penguatan Ekonomi, Pemerintahan Langkat Terus Bergerak
Cicilan Kekecewaan: Kritik atas Ambisi Rektor Dua Periode
Ketika Bendahara Terlalu Banyak Bicara
Dunia dan Akhirat: Sebuah Relasi
HTML: Tulang Punggung Website Modern
Taktik ‘Siram-Menyiram’ di Langkat: Rahasia Sukses Bikin Suara Kritis Mendadak Serak
Merdeka yang Tertunda: Refleksi Kritis atas Makna Kemerdekaan Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:50 WIB

33 Ribu Orang Menganggur di Langkat, Lulusan SMA Terbesar

Selasa, 22 September 2026 - 19:28 WIB

Tiga Bulan Tiorita: Dari Jalan Rusak hingga Penguatan Ekonomi, Pemerintahan Langkat Terus Bergerak

Rabu, 16 September 2026 - 14:36 WIB

Cicilan Kekecewaan: Kritik atas Ambisi Rektor Dua Periode

Rabu, 16 September 2026 - 11:58 WIB

Ketika Bendahara Terlalu Banyak Bicara

Sabtu, 12 September 2026 - 07:07 WIB

Dunia dan Akhirat: Sebuah Relasi

Terbaru

Langkat Terkini

Pemkab Langkat Mulai Rancang Arah Pariwisata 20 Tahun ke Depan

Senin, 19 Okt 2026 - 20:40 WIB

Langkat Terkini

Tindak Lanjuti Sidak, Tiorita Apresiasi Pembenahan Kantor Camat Hinai

Senin, 19 Okt 2026 - 18:08 WIB