Stabat, Langkatoday.com – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tercatat sebesar 5,85 persen pada 2025. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,08 persen.
Berdasarkan publikasi Profil Ketenagakerjaan Kabupaten Langkat 2025 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Langkat, jumlah pengangguran pada 2025 tercatat sebanyak 33.591 orang.
Jumlah tersebut berkurang 3.624 orang dibandingkan 2024 yang mencapai 37.215 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski menunjukkan penurunan, TPT Langkat masih lebih tinggi dibandingkan angka Provinsi Sumatera Utara yang tercatat sebesar 5,32 persen pada 2025.
Data BPS juga memperlihatkan bahwa TPT Langkat mengalami perubahan dalam lima tahun terakhir.
Pada 2021, angkanya tercatat 5,12 persen, kemudian naik menjadi 6,88 persen pada 2022. Angka tersebut turun menjadi 6,33 persen pada 2023, kembali menurun menjadi 6,08 persen pada 2024, hingga mencapai 5,85 persen pada 2025.
Di sisi lain, komposisi pengangguran berdasarkan pendidikan yang ditamatkan menunjukkan lulusan SMA umum menjadi kelompok terbesar pada 2025, dengan porsi 37,15 persen dari keseluruhan penganggur. Posisi berikutnya ditempati lulusan SMA kejuruan atau SMK sebesar 21,44 persen.
Selanjutnya, penganggur dengan pendidikan SD ke bawah mencapai 17,31 persen, disusul lulusan SMP sebesar 14,53 persen. Sementara itu, lulusan universitas menyumbang 5,32 persen dan lulusan Diploma I/II/III sebesar 4,25 persen.
Jika dibandingkan dengan komposisi pada 2024, porsi penganggur lulusan SMA umum meningkat dari 29,16 persen menjadi 37,15 persen. Sebaliknya, porsi lulusan SD ke bawah turun dari 22,42 persen menjadi 17,31 persen. Porsi lulusan SMK relatif stabil, dari 21,62 persen pada 2024 menjadi 21,44 persen pada 2025.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa lulusan SMA umum mengambil porsi lebih besar dalam komposisi pengangguran pada 2025.
Data ketenagakerjaan ini menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat perkembangan pasar kerja di Langkat.
Penurunan jumlah penganggur dan TPT pada 2025 merupakan perkembangan positif, tetapi angka Langkat yang masih berada di atas rata-rata provinsi menunjukkan bahwa persoalan ketenagakerjaan tetap perlu menjadi perhatian.
Upaya memperluas kesempatan kerja, meningkatkan keterampilan pencari kerja, serta memperkuat hubungan antara pendidikan dan kebutuhan dunia usaha dapat menjadi bagian dari pembahasan dalam merespons tantangan tersebut.
Sumber: BPS Kabupaten Langkat, Profil Ketenagakerjaan Kabupaten Langkat 2025, berdasarkan Sakernas Agustus 2021–2025.
Editor : Fadli













Komentar