Skandal “Uang Pengamanan” Miliaran Rupiah di Madina: Kadis Kesehatan Diduga Kutip Dana dari Berbagai Dinas

- Kontributor

Selasa, 17 Maret 2026 - 10:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Madina, Langkatoday.com – Integritas birokrasi di Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kini berada di bawah sorotan tajam. Sebuah isu besar mengenai dugaan praktik pengutipan uang secara sistematis oleh Kepala Dinas Kesehatan Madina dari sejumlah instansi pemerintah daerah mencuat ke publik dan memicu kegaduhan.

Berdasarkan informasi yang beredar, uang tersebut dikumpulkan dengan dalih sebagai “uang pengamanan” yang diduga akan disetorkan kepada oknum di lembaga penegak hukum. Nilai total kutipan ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Rincian Dugaan Aliran Dana “Uang Pengamanan”

Data yang dihimpun menunjukkan nominal kutipan yang bervariasi dari berbagai sektor instansi dan birokrasi di lingkungan Pemkab Madina:

  • Dinas Pertanian: Rp 500.000.000
  • Perusahaan Umum Daerah (Perumda): Rp 400.000.000
  • Dinas Pendidikan: Rp 300.000.000
  • Dinas Perikanan & RSUD: Masing-masing Rp 250.000.000
  • Dishub, Dinkes, & Sekwan: Masing-masing Rp 200.000.000
  • Kades Wilayah Pantai Barat: Rp 100 Juta – Rp 150 Juta
  • Pendapatan, Kesbangpol, Keuangan: Rp 100 Juta – Rp 120 Juta
Baca Juga:  [VIDEO] Tak Terima Bandar Dilepas Polres, Intel Kodim Kutai Barat Walkout

Polemik Pernyataan “Pasang Badan” Kasi Intel Kejari

Situasi semakin memanas setelah muncul pernyataan dari Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal yang menyatakan siap “pasang badan” terkait isu tersebut. Pernyataan ini justru menimbulkan tanda tanya besar di benak masyarakat.

Pasalnya, dalam pemberitaan yang beredar, tidak ada nama oknum jaksa tertentu yang disebut secara eksplisit sebagai penerima dana. Publik pun mempertanyakan, untuk kepentingan siapa sikap defensif tersebut ditujukan.

Tokoh Pemuda Sumut Desak Investigasi Kejagung

Tokoh pemuda Sumatera Utara, Pangeran Siregar, meminta pihak Kejaksaan memberikan penjelasan transparan agar tidak muncul spekulasi liar yang merusak citra aparat penegak hukum (APH).

Baca Juga:  Korupsi Waterfront City Danau Toba: Kejati Sumut Tahan Bos Konsultan Pengawas, Kerugian Negara Capai Rp13 Miliar

“Jika memang tidak ada jaksa yang terlibat, jelaskan secara terbuka. Namun jika ada dugaan aliran dana, harus diusut terang benderang. Jangan sampai muncul kesan ada pihak yang dilindungi,” tegas Pangeran, Selasa (17/3).

Pangeran menilai persoalan ini bukan lagi sekadar isu internal birokrasi, melainkan ujian terhadap kepercayaan publik. Ia mendesak Kejaksaan Agung RI untuk segera menurunkan tim investigasi mendalam guna menyisir kebenaran informasi ini.

“Yang dibutuhkan masyarakat adalah kejelasan. Jangan sampai persoalan serius ini hanya berhenti pada polemik pemberitaan tanpa ada tindakan tegas. Ini menyangkut marwah lembaga penegak hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial
Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
8 Bulan Mobil Dinas Tak Terlihat, Ketua KPU Langkat Diberhentikan Sementara
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:20 WIB

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online Manfaatkan Spam Komentar Media Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Berita Terbaru