Sebelum Dicopot, Purbaya Mau Sikat Perusahaan Asing yang Hina Aturan RI

- Kontributor

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Jakarta, Langkatoday.com –  Pernyataan keras dilontarkan Purbaya Yudhi Sadewa terkait perusahaan asing yang dinilainya meremehkan aturan di Indonesia.

Ia mengaku tersinggung setelah mendengar anggapan bahwa regulasi di Indonesia tidak perlu dipatuhi karena dapat “dibereskan” dengan membayar pihak tertentu.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat rapat bersama Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen sebelum dirinya dicopot dari Kemenkeu oleh Prabowo, Jakarta, Senin (14/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia bilang gini, nggak ada gunanya kita ikuti peraturan Indonesia, orang Indonesia nggak akan bisa berubah. Dibayar, selesai,” ujar Purbaya.

Ia menegaskan tidak akan memberikan kompromi terhadap praktik yang merendahkan aturan maupun berpotensi mencederai integritas tata kelola di Indonesia.

“Kita akan hantam yang gitu-gitu. Walaupun saya kelihatan ketawa-ketawa, dalam hati ‘kurang ajar!’ Jadi yang itu saya nggak ada kompromi,” tegasnya.

Purbaya juga mengungkapkan bahwa dirinya tengah mendorong pembenahan di sektor perpajakan, terutama terkait cara kerja jajaran pajak dalam mengumpulkan penerimaan negara.

Menurutnya, proses pembenahan tersebut memang menimbulkan sejumlah dinamika, tetapi tetap perlu dilakukan.

“Saya sedang perbaiki di pajak juga, cara kerja mereka mengumpulkan pajak. Ada keributan sedikit-sedikit, tapi nggak apa-apa,” katanya.

Pembenahan tersebut, lanjut Purbaya, diarahkan untuk meningkatkan penerimaan negara sekaligus menciptakan iklim persaingan usaha yang lebih adil.

Dengan aturan yang ditegakkan secara konsisten, pelaku usaha domestik diharapkan memiliki ruang yang lebih sehat untuk berkembang dan membuka lapangan pekerjaan.

Editor : Fadli

Ikuti WhatsApp Channel Langkatoday Follow

Berita Terkait

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Triwulan III 20c.26
Momen Jokowi Perlihatkan Ijazah S1 UGM di Sidang, Roy Suryo Tertawa
Wartawan Senior Bongkar Dugaan Ketum Partai Terlibat Penyadapan Presiden, Dikenal Dekat dengan Solo
Rocky Gerung Berpantun “Tukang Kayu Sebentar Lagi Jadi Tahanan”
Jokowi-Gibran Disebut Jadi Dalang di Balik Dugaan Makar Penyadapan Prabowo
Alat Sadap Listyo Lebih Canggih dari Milik TNI, Ini Penjelasan Mantan Kepala BAIS
Listyo Sigit cs Sadap Presiden Prabowo, Gerindra: Pengkhianat!
TNI AL Kerahkan 20.980 Personel Perkuat Pengamanan Ibu Kota, Usai Eks Kapolri Listyo Sigit Ditahan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:35 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Triwulan III 20c.26

Kamis, 5 November 2026 - 15:19 WIB

Momen Jokowi Perlihatkan Ijazah S1 UGM di Sidang, Roy Suryo Tertawa

Kamis, 5 November 2026 - 15:03 WIB

Wartawan Senior Bongkar Dugaan Ketum Partai Terlibat Penyadapan Presiden, Dikenal Dekat dengan Solo

Kamis, 5 November 2026 - 09:29 WIB

Rocky Gerung Berpantun “Tukang Kayu Sebentar Lagi Jadi Tahanan”

Kamis, 5 November 2026 - 09:22 WIB

Jokowi-Gibran Disebut Jadi Dalang di Balik Dugaan Makar Penyadapan Prabowo

Terbaru

Chat via WhatsApp