Misteri Kematian Mahasiswa Unnes, Dugaan Penganiayaan hingga Kecelakaan

- Kontributor

Selasa, 2 September 2025 - 05:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Semarang, Langkatoday – Kabar duka menyelimuti Universitas Negeri Semarang (Unnes) setelah salah satu mahasiswanya, Iko Juliant Junior, meninggal dunia pada Ahad, 31 Agustus 2025. Kematian mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2024 ini masih diselimuti misteri, dengan dugaan awal mengarah pada penganiayaan.

Iko Juliant Junior, warga Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, dilaporkan pamit kepada ibunya pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 17.00 WIB untuk pergi ke kampus. Ia membawa jas almamater, PDH DPM, serta tas ransel. Setelah itu, pihak keluarga kehilangan kontak.

Kabar mengejutkan datang pada Ahad (31/8/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang teman Iko mengabarkan bahwa ia kritis di RSUP dr. Kariadi Semarang. Setelah berkoordinasi dengan dokter, ibu Iko mendapat kabar bahwa putranya mengalami kerusakan limpa dan pendarahan hebat. Operasi segera dilakukan, namun sayangnya, Iko meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga:  Indonesia Apresiasi Negara Barat yang Mulai Akui Kedaulatan Palestina secara Konkret

“Ampun Pak, Jangan Pukulin Saya Lagi”

Fakta yang membuat kasus ini semakin rumit adalah igauan Iko saat menunggu operasi. Ia berulang kali memohon, “Ampun pak, tolong pak, jangan pukulin saya lagi.” Igauan ini menimbulkan dugaan kuat bahwa Iko menjadi korban penganiayaan. Dugaan ini diperkuat oleh informasi bahwa Iko diantar ke rumah sakit menggunakan kendaraan Brimob, sementara motornya kini berada di Polda Jawa Tengah.

Selain dugaan penganiayaan, muncul juga kabar simpang siur mengenai penyebab luka Iko. Sebagian menyebut Iko mengalami kecelakaan di Kalisari, sementara laporan kepolisian mencatat lokasi kejadian di Jalan Dr. Cipto.

Baca Juga:  Tarif Tol Medan-Binjai Naik, Berlaku Mulai 8 September

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyatakan pihaknya harus melakukan penyelidikan mendalam terkait informasi yang beredar. Ia juga meminta keluarga korban segera melapor ke Polrestabes Semarang atau Mapolda untuk mempermudah proses penyelidikan.

“Segera keluarganya atau utusannya merapat ke Polrestabes Semarang atau ke Mapolda untuk informasikan secara resmi kejadian tersebut guna penyelidikan atas informasi tersebut,” ujar Artanto.

Dengan jenazah Iko yang telah dimakamkan pada Senin (1/9/2025), harapannya kasus ini bisa segera terungkap dan ada titik terang di balik kematian Iko Juliant Junior.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak
Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas
Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat
Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi
Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur
Pengacara Terdakwa Korupsi Samosir Desak Kejati Sumut Segera Tahan Mantan Pimpinan Bank Mandiri
Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Jokowi Akui Kerap Dicaci dan Difitnah: “Biasa dalam Politik, Tapi Mbok Ya Ojo Ngono”

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 03:06 WIB

Langkat Belajar ke Semarang, Perkuat Kebijakan Kabupaten Layak Anak

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Kebakaran Pabrik PT Evyap di KEK Sei Mangkei, Tiga Pekerja Tewas

Kamis, 3 September 2026 - 03:54 WIB

Api Karhutla Bergerak hingga Sekunder C, Pemadaman di Kubu Raya Diperkuat

Rabu, 2 September 2026 - 06:05 WIB

Bobby Nasution Pastikan Kebutuhan Pengungsi Sinabung Terpenuhi, 280 Warga Kuta Tengah Dievakuasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Gunung Sinabung Erupsi, Kolom Abu Capai 3.500 Meter dan Condong ke Timur

Berita Terbaru