Mahasiswa Demo Kantor PN Sibuhuan, Soroti Vonis Kasus Narkotika

- Kontributor

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

☕ Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Padang Lawas, Langkatoday.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Padang Lawas (Palas) menggelar aksi unjuk rasa di halaman Pengadilan Negeri Sibuhuan, Selasa (5/5).

Dalam aksi tersebut, massa mempertanyakan independensi penegakan hukum, dengan menyoroti apakah hukum masih berpihak pada keadilan atau justru “tumpul ke atas dan tajam ke bawah”.

Ketua PC PMII Padang Lawas, Ahmad Alwi Hutauruk, didampingi koordinator lapangan Efenry Hasibuan dan koordinator aksi Maulidin Gufron Hasibuan, menyampaikan sejumlah tuntutan dalam pernyataan sikap mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahasiswa meminta Pengadilan Tinggi Medan menjatuhkan vonis lebih berat atas banding yang diajukan Kejaksaan Negeri Padang Lawas terhadap terdakwa kasus narkotika, Alwin Heri Syahputra Hasibuan, yang sebelumnya divonis 5 tahun penjara oleh PN Sibuhuan.

Selain itu, massa juga mendesak Komisi Yudisial Republik Indonesia untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap majelis hakim yang menangani perkara tersebut.

Mereka juga meminta Mahkamah Agung Republik Indonesia memberikan sanksi kepada majelis hakim yang dinilai diduga melanggar kode etik dalam proses persidangan.

Aksi unjuk rasa berlangsung sekitar dua jam dengan penyampaian orasi di halaman kantor PN Sibuhuan dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Selama aksi berlangsung, massa mengaku tidak mendapatkan tanggapan dari pihak PN Sibuhuan.

“Dalam waktu dekat akan kita lakukan aksi jilid II dengan massa yang lebih banyak,” ujar Alwi.

Ikuti WhatsApp Channel Langkatoday Follow

Berita Terkait

Kades Pasar Rawa Gebang HM Minta Maaf, Wirdatul Akmal Resmi Cabut Laporan
KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita
Mobil Dinas RSUD Djoelham Binjai Diduga Menunggak Pajak, BPKPAD: Tidak Tercatat di Aset Pemko
MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, Denny Indrayana: Mas Gibran Mundur Deh
Yaqub Menyesal Beri Rp1 Miliar ke Ondim: Istri Sedang Hamil, Ibu Meninggal Saat Saya Ditangkap
KPK Periksa Tiga Pejabat Disdik dan Kades Ara Condong Terkait Kasus Syah Afandin
Anggota Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Terduga Pelaku Ditangkap
Tega! Marbot Masjid di Lampung Cabuli Gadis Disabilitas 5 Kali di Gudang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Kades Pasar Rawa Gebang HM Minta Maaf, Wirdatul Akmal Resmi Cabut Laporan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:23 WIB

KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Uang Tunai Disita

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Mobil Dinas RSUD Djoelham Binjai Diduga Menunggak Pajak, BPKPAD: Tidak Tercatat di Aset Pemko

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:10 WIB

MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, Denny Indrayana: Mas Gibran Mundur Deh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Yaqub Menyesal Beri Rp1 Miliar ke Ondim: Istri Sedang Hamil, Ibu Meninggal Saat Saya Ditangkap

Terbaru

Chat via WhatsApp