Iran Diwarnai Kontroversi Politik, Tetap Rebut Poin Usai Tahan Imbang Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026

- Kontributor

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Traktir kopi buat penulis biar semangat
+ Traktir Kopi

Pemain Selandia Baru, Chris Wood berduel dengan pemain Iran, Shoja Khalilzadeh dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). (c) AP Photo/Andre Penner

Pemain Selandia Baru, Chris Wood berduel dengan pemain Iran, Shoja Khalilzadeh dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026). (c) AP Photo/Andre Penner

Jakarta, Langkatoday.com — Timnas Iran harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles. Meski gagal meraih kemenangan, Iran berhasil mengamankan satu poin penting setelah dua kali bangkit dari ketertinggalan.

Pertandingan berlangsung menarik dengan jual beli serangan sejak awal. Salah satu gol terbaik Iran dicetak Mohammad Mohebi melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Ramin Rezaeian yang mengubah skor menjadi imbang. Hasil tersebut menjaga peluang Iran untuk bersaing di fase grup.

Baca Juga:  Spanyol Juara Dunia 2026, Pecahkan Rekor Italia yang Bertahan Bertahun-tahun

Namun sorotan laga tidak hanya terjadi di dalam lapangan. Sebelum pertandingan dimulai, muncul polemik terkait larangan FIFA terhadap penggunaan bendera Iran era pra-Revolusi 1979 di stadion. Sejumlah pendukung tetap membawa simbol tersebut sebagai bentuk protes, sementara spanduk bertuliskan “42,000 #IranMassacre” juga terlihat di tribun.

Usai pertandingan, pelatih Iran Amir Ghalenoei melontarkan kritik terhadap FIFA dan otoritas penyelenggara. Ia menilai timnya mengalami jadwal perjalanan yang berat dan tidak memperoleh waktu pemulihan yang memadai dibanding peserta lain.

Baca Juga:  China Disebut Mulai Beri Sinyal Dukungan ke Iran di Tengah Konflik dengan AS dan Israel

Menurut Ghalenoei, Iran juga menghadapi berbagai kendala nonteknis, termasuk absennya sejumlah pejabat dan awak media dari negaranya. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu bangkit dua kali untuk menghindari kekalahan.

Hasil imbang tersebut membuat persaingan di Grup G masih terbuka lebar menjelang pertandingan berikutnya.

Follow WhatsApp Channel langkatoday.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk
Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
Tujuh Tentara AS Tewas Baku Hantam Sesama Mereka di Kapal Induk USS Lincoln
Tiorita Tutup Grasstrack Championship 2026, Langkat Siap Gelar Event Otomotif Lebih Besar Lagi
Resmi Bergulir! PSSI Langkat Kick-off Piala Soeratin U-15 di Stadion Nurcahaya Tanjung Pura
Mbappe Cetak Sejarah! Raih Golden Boot Kedua dan Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia
Spanyol Juara Dunia 2026, Pecahkan Rekor Italia yang Bertahan Bertahun-tahun
Tiorita: Olahraga Bukan Cuma Bikin Sehat, Tapi Juga Bisa Bikin Langkat Lebih Sejahtera

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Ratusan Pegawai dan Keluarga PT Socfindo Ikuti Family Walk

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Tujuh Tentara AS Tewas Baku Hantam Sesama Mereka di Kapal Induk USS Lincoln

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Tiorita Tutup Grasstrack Championship 2026, Langkat Siap Gelar Event Otomotif Lebih Besar Lagi

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Resmi Bergulir! PSSI Langkat Kick-off Piala Soeratin U-15 di Stadion Nurcahaya Tanjung Pura

Berita Terbaru